page layout illustrasi image editing


Pada umumnya software dalam dunia grafika terbagi atas 3 bagian :

1 page layout
sotware ini digunakan untuk menata letak halaman, yaitu menggabungkan
element-elemen design yang berupa teks , grafik dan photo.
Contoh page layout
-Adobe PageMaker, QuarkXpress, dan Adobe

cocok untuk pembuatan majalah, buku,

2 illustrasi/design (Software for Vector Graphics )
Gambar yang dihasilkan oleh software ini adalah gambar grafik yang berbentuk vektor yaitu
gambar yang dibentuk melalui garis dan kurva secara matematis.
shg mempunyai resolusi yang independen dan tidak akan pecah jika diperbesar
-adobe illustrator, coreldraw, dll

3 image editing (Software for Bitmap Editing )
software image editing menghasilkan gambar bitmap. Yaitu gambar yang
dihasilkan melalui titik yang disebut dengan istilah pixel.
pixel yang mempunyai resolusi tertentu
shg jk dperbesar melebihi dr resolusinya mk akan pecah
-adobe photoshop, photopaint, dan fractal design painter

Perbedaan gambar vektor dan bitmap
Digital image mempunyai 2 bentuk, yaitu bitmap dan vektor.

Bitmap
menggunakan pixel dalam membentuk gambar
contoh data bitmap adalah hasil scan/digital camera
dibuat dan diolah di photoshop
merupakan resolution dependent, yaitu kualitas gambar tergantung
resolusi/jumlah pixel yang membentuknya
jumlah resolusi yang dibutuhkan dalam cetak offset menggunakan rumus : 2 x


AI keunggulannya ada
di color manajemen-nya, brush, pattern dan shortcut
dan photoshop friendly tentunya
karena satu color management dengan photoshop... sama-sama keluaran adobe
sehingga image dari photoshop yang dibuka di AI warnanya gak "lari"


biasanya... hasil dari photoshop yg dibuka di freehand itu warnanya naik/lebih matang sekitar 20 - 30 %...
meskipun sama2 pake CMYK atau RGB krn
adobe dan macromedia mempunyai color management/profile yang berbeda



Tiap-tiap image program editor beda-beda skalanya, kalau mau mendesain kartu,
kita tidak bisa berukuran pada pixel, tapi berukuran pada mm, inch atau cm dengan dpi 300,
coba buat di photoshop lagi dengan ukuran cm, lalu kembali di import kedalam FH

sering banget freehand bermasalah dengan jpeg, makanya mendingan save as tiff yang memang kompatibel dengan freehand
kalo mau imagenya nggak pake link juga bisa... cari menu link dan klik embed...
maka sekarang nggak usah pake link lagi...tapi biasanya kualitas gambar jadi turun…

(bid/berbagai sumber)



  • SELENGKAPNYA............
  • Reproduksi Warna dalam Mencetak


    Jaminan kualitas dalam mencetak bertujuan untuk reproduksi/menyalin warna yang konstan/tetap dan benar/tepat melal ui keseluruhan dalam proses mencetak. Untuk tinta cetak dan warna persediaan cetak, paramater yang paling penting adalah ketebalan film tinta, nilai halftone, keseimbangan warna, pemasangan tinta dan rangkaian warna.

    Ketebalan film tinta
    Untuk alasan teknis, ketebalan film tinta maksimal dalam percetakan offset adalah sekitar 3,5 μm. Untuk kertas yang dilapisi dan proses warna yang berkaitan dengan DIN 16 539 lokasi warna yang tepat hendaknya dicapai/diperoleh dengan ketebalan film tinta antara 0,7 dan 1,1 μm.

    Jika lithograpiesnya tidak sesuai/tidak cocok, menggunakan tinta cetak yang tidak sesuai, bagaimanapun, ini bisa saja terjadi bahwa poin standarisasi pada diagram kromatik CIE tidak tercapai.
    Jarak warna reproduksi juga menurun jika penjenuhannya tidak memadai. Dalam gambar area putih memperlihatkan bagaimana jarak sempitnya warna dengan tinta yang kurang pada setiap tiga proses warna.
    Berkaitan dengan ilmu fisika pengaruh ketebalan film tinta pada tampilan dapat diterangkan sebagai berikut ini.
    Tinta cetak tidak menutupi kertas; tinta itu, agak, transparan. Cahaya memasuki/menembus tinta. Dalam melewati tinta, cahaya menghadapi pigmen yang menyerap menjadi panjang gelombang tertentu yang lebih besar atau lebih kecil.
    Konsentrasi pigmen yang makin tinggi/besar dan ketebalan film tinta yang juga makin tinggi/besar, maka lebih banyak pigmen yang dimasukkan oleh cahaya yang terjadi dan, akibatnya, lebih banyak yang diserap.
    Pada akhirnya,


    sinar cahaya mencapai permukaan (putih) pada persediaan cetak dan dipantulkan. Di saat jalan kembalinya cahaya harus melewati film tinta lagi dan hanya setelah itu ia dapat ditangkap/dili hat oleh mata pengamat.
    Film tinta cetak yang tebal menyerap lebih banyak cahaya dan memantulkan sedikit saja daripada film tinta cetak yang tipis; sehingga pen gamat/observer melihat warna lebih gelap, lebih jenuh, corak warna. Bagian cahaya yang mencapai mata menjadi sesuai/cocok sebagai basis untuk penaksiran/penilaian setiap warna.
    fr. Antonius Bowo Wasono, dkk.



  • SELENGKAPNYA............
  • Pre Desktop


    To help understand the process of creating halftone dots we could look at the traditional method using prepress cameras (pre desktop computer - these days you will be using scanners). The last era of Camera Operating (a trade qualification) used:
    1.High contrast sheet film,
    2.A process camera (large floor standing),
    3. A Contact Screen.

    I have displayed an enlarged portion of a Contact Screen (above). These high precision pieces of film had a cris-cross pattern of varying density in the emulsion. The Contact Screen was vacuumed in perfect contact on unexposed film so that when a given exposure / development time was applied using a special camera, - via light reflecting from the copy, passing through the lens and then the Contact Screen - it (the controlled exposure) created varying dot sizes on the film in response to the amount, or brightness, of light transmitted from areas of the original, once developed ( picture below).




    i.e. Enough light from the lighter areas of the original penetrates even the denser areas of the contact screen creating large dots on the final film negative, whereas the small amount of light reflected from the darker areas of the original could only penetrate the contact screen where it was of least density and create only small dots on the film negative.

    The third image, (above), displays light from the original passing through the Contact Screen creating the Negative film images, above representative dot sizes as they would print. The Film Negatives mentioned would be used to make printing plates which carried the positive or reverse of the film negatives image.

    fr.underwaterphotography.com


  • SELENGKAPNYA............
  • contract proofing


    contract proofingyaitu :
    lembaran kertas yang bisa di acc/ditandatangani oleh pemberi order

    Software berfungsi untuk mengontrol warna dari printer tsb supaya bisa mensimulasi warna mesin cetak
    Sofware juga mengontrol pembentukan image sehingga huruf, vektor dan gambar menyerupai hasil cetak di mesin cetak nanti

    Untuk Digital proof RIP-nya perlu tambahan fungsi Color Management
    Supaya warnanya "benar" kita perlu alat untuk mengukur warna baik dari mesin cetak sebagai reference-nya
    maupun warna dari printer sebagai alat outputnya

    Alat untuk mengukur warna tersebut adalah Spectrophotometer

    Softproof.
    Proof ini dilakukan di monitor, fungsinya membantu fotografer, desainer, operator pracetak, atau siapapun yang berhubungan dengan proses cetak

    Untuk mendapatkan softproof yang akurat perlu ada komunikasi warna antar semua bagian proses cetak
    Dimulai denga n menyepakati standar cetak yang akan dipakai
    tentu berkaitan dengan bagaimana bagian cetak nanti akan mencetak, apakah standar ISO (Fogra/Ugra, Gracol, Ifra, dll
    standar inhouse (standar percetakan itu sendiri

    Selanjutnya warna akan benar jika monitor tersebut di kalibrasi/distandar kan




    Untuk kalibrasi monitor kita perlu spectrofotometer atau calorimeter tertentu

    proofing akan dilakukan pada setiap tahap/proses
    proofing desain sudah disetujui akan dilanjutkan pada proses selanjutnya yaitu proses output film
    proses dilanjutkan dengan pembuatan acuan cetak(pelat)pemrosesan pelat





  • SELENGKAPNYA............
  • ALAT-ALAT SABLON


    1. Film sablon. Ni bisa dikatakan model gambar/desain/tulisan yang bakal kita tuangkan dalam obyek sablon (kaos, kertas, plastik, karton, dsb. Film ini dibikin melalui desain komputer yang diprint pake tinta laser (sebenere pake tinta printer biasa siy bisa aja, tapu hasilnya kurang bagus/tajam). Desain sablon kebanyakan dibikin pake Corel ataupun Adobe.

    2. Screen (baca: skrin), ni media yang dipake untuk mengantarkan tinta sablon ke obyek sablon. Bentuknya balok yang disusun persegi empat kemudian dipasang kain khusus. Ukurannya bermacam-macam, misalnya ada screen yang berukuran 30x40cm, 20x30 cm, sampe ada screen ukuran "raksasa" yang biasa dipake wat bikin spanduk.

    3. Rakel. Ni temennya Screen, gunanya untuk mengkuaskan tinta sablon yang ada di Screen supaya tercipta gambar di obyek sablon. Bahannya dari karet yang diberi pegangan kayu memanjang.

    4. Tinta sablon. Bermacam-macam jenis dan nama tinta bergantung dari sablonan apa yang mo kita bikin. Tinta yang buat sablon kos aja ada banyak macamnya. Ada juga tinta sablon kaos yang bisa bikin timbul setelah kita setrika.

    5. Cairan-cairan pencampur. Ni gunanya wat mencampurkan tinta agar sesuai dengan tingkat kekentalan and warnanya. Bisa cairan M3, M3 Super, tinner, minyak tanah, dan sebagainya.

    6. Meja sablon. Tentunya kalo kita mo nyablon perlu meja sablon wat ngletakin obyek sablonannya. Meja sablon ni terbuat dari rangka besi ato kayu. Di bagian atas adalah kaca transparan, dan dibawahnya diletakkan lampu neon agar bisa terlihat jelas saat menyablon.





    7. Hair dryer. Jangan kira alat ini cuman dipake di salon aja. Ni berguna untuk mengeringkan sablonan, apalagi pada saat musim hujan yang jarang ada sinar matahari terik.

    8. Lampu Neon, temannya meja sablon. Diletakkan di bawah kaca meja yang ditempel dengan rangka besi ataupun kayu.

    9. Tempat penjemuran. Ini bisa berupa kayu panjang berukuran 1,5 meter untuk tempat menjemur kaos yang sudah disablon agar cepat kering. Jumlahnya tergantung banyaknya kaos yang disablon. Peran sinar matahari terik sangat dibutuhkan agar proses pengeringan lebih cepat.

    10. Beberapa peralatan pendukung. Seringnya kita lebih banyak membutuhkan beberapa peralatan pendkung agar menyablon lebih mudah dan cepat. Banyak perlatan yng kadang tak terpikirkan malah bisa membentuk proses menyablon ini.


    (hanung_not_bramantyo)



  • SELENGKAPNYA............
  • Tinta Cetak


    Susunan umum suatu tinta terdiri atas varnish (vehicle) atau bahan pengikat, pigment (zat warna/ dai), aditional agent atau bahan penolong. Varnish, pigment, additional agent diproses menjadi tinta cetak melalui proses produksi mulai dari pre mixing, grinding, mixing (color matching), sampai canning melalui standar proses produksi yang sudah baku dan akan mendapat hasil kualitas yang baku pula.

    2.1. Berbagai Jenis Tinta

    2.1.1. Tinta garis,
    Zat cair dari tinta ini digunakan air atau campuran air dengan spiritus. Tinta ini tidak mengandung bahan pengikat, sehingga zat cair itu khusus untuk melarutkan saja. Bahan warnanya adalah bahan warna "dai", dalam bentuk bubuk halus (puder) dimasukkan ke dalam pelarut dan di dalamnya mudah sekali larut. Perekatan bahan warna pada kertas terjadi karena bahan warna mewarnai serat-serat selulosa. Tinta garis digunakan untuk membuat garisgaris blok catatan, buku tulis clan dan lain sebagainya.

    2.1.2. Tinta fleksografi,
    Tinta ini di samping mangandung bahan pelarut (alkohol) juga mengandung bahan pengikat dalam bentuk tannine, shellak, atau arpus buatan. Sebagai bahan warna untuk tinta fleksografi yang normal digunakan zat warna dai. Tinta ini terdapat kelompok penting tinta pigmen. Tinta ini mengandung pigmen warna transparan. Ini
    terutama perlu pada tinta putih yang digunakan mencetak selofan.Untuk bahan warna yang dilarutkan, kita hanya membutuhkan bahan pengikat. Pada tinta pigmen harus digunakan bahan pengikat,yang lebih banyak, karena butir-butir pigmen akan terletak
    lepas di atas dasar, dan dapat dihapus. Gejala ini dapat pula timbul pada Tinta-tinta lain.




    2.1.3. Tinta rotasi cetak dalam/ rotogravure
    Yang hampir sejenis dengan tinta fleksografl yang menutup, adalah tinta rotasi cetak dalam. Zat cair terdiri dari bahan pelarut, dalam hal ini toluol atau xylol dan bahan pengikat yang dilarutkan di dalamnya, misalnya bahan gilsonit (sejenis aspal alamiah), arpus - selulosa clan dan sebagainya. Bahan warnanya adalah pigmen.
    Pengeringan pada kertas, seperti pada tinta fleksografi, sebagian terjadi karena penguapan dan sebagian karena peresapan.
    (bersambung)

    fr. Antonius Bowo Wasono, dkk.

  • SELENGKAPNYA............
  • Computer to Plate versus Komputer to Film


    Komputer to plate (CTP) adalah sebuah teknologi imaging yang digunakan dalam proses mesin cetak modern.
    Dalam teknologi ini, gambar yang dibuat dalam aplikasi Desktop Publishing (DTP) merupakan output langsung ke plat cetak.
    Ini memperbaharui teknologi yang lebih tua, yaitu Komputer untuk film (CTF), di mana file komputer adalah output ke film fotografi.
    Film ini kemudian digunakan untuk membuat pelat cetak, dengan cara contact proof dalam darkroom photography.

    Keuntungan dari CTP
    CTP memiliki beberapa keunggulan dibandingkan platemaking konvensional diantaranya :
    -Dalam CTP, satu generasi (transfer gambar film ke pelat cetak) dihapus dari proses pencetakan,
    -meningkatkan ketajaman dan detail
    -Pelat diproduksi dalam waktu yang lebih cepat
    -lebih konsisten
    -biaya yang lebih rendah.
    -CTP juga dapat improve registration dan image-to-edge repeatability daripada metode tradisional.
    -CTP, lebih registered (posisi tepat) di platesetter selama imaging,
    -seperti halnya dengan film. Cacat akibat debu, goresan atau artefak lainnya dapat diminimalkan.
    -sistem CTP dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas.
    -CTP atau platesetters tercepat dapat mengeluarkan lebih dari 120 plate 12-inch per jam.


    -CTP menurunkan dot gain dengan menghilangkan peningkatan ukuran halftone dot yang dapat terjadi
    dalam proses film-to-plate ketika film negatif digunakan.
    -CTP meningkatkan dot gain dengan menghilangkan penurunan di titik halftone ukuran yang dapat terjadi
    dalam proses film-to-plate ketika film positif digunakan.
    -Small portrait presses yang biasanya membuat 1 atau 2 output warna dapat menggunakan karakter apapun dari laser printer standar,
    untuk kualitas rendah / volume rendah, sampai dengan platesetter berdedikasi tinggi-end untuk kualitas yang lebih tinggi.


    Komputer untuk Film
    Komputer untuk Film (CTF) adalah alur kerja yang melibatkan cetak mencetak dari komputer,langsung ke film.
    Film ini kemudian dibakar ke lithographic plate, menggunakan plate burner.
    plate tersebut kemudian diletakkan pada mesin cetak offset untuk membuat suatu produk (biasanya ribuan eksemplar).
    Proses ini memerlukan lingkungan yang bersih, pekerja terampil,
    dan sistem pemeriksaan yang baik / alur kerja yang bagus untuk memaksimalkan kualitas (well thought out proofing system / workflow to maximize quality).

    CTF mulai diganti dengan yang lebih maju yaitu teknologi CTP (Computer to Plate).

  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Menguak Kerancuan Seputar Cetak UV; Perbedaan Tinta UV dan Tinta Biasa


    Sering terjadi kerancuan penggunaan dan pemahaman istilah UV dalam industri cetak, UV sendiri adalah singkatan dari Ultra Violet.

    Anda mungkin mempunyai pengalaman, ternyata UV yang dimaksud oleh seseorang ternyata berbeda dengan UV yang dikemukakan secara harfiah.

    Ada beberapa kemungkinan interpretasi UV dalam dunia cetak sehari-hari seperti

    (1) cetak menggunakan tinta yang tahan terhadap sinar ultra violet dari cahaya matahari,

    (2) tinta cetak yang berpendar saat ditimpa “black light” – lampu ultra violet,

    (3) tinta cetak yang digunakan bersama dengan UV Coated dan

    (4) tinta cetak yang kering atau “matang” dengan bantuan lampu ultra violet.


    Artian keeempat lebih relevan disebut tinta UV, dimana percetakan menggunakan “UV curing inks” dalam mencetak.

    Proses UV curing melibatkan polimerisasi atau cross linking dari monomer saat tinta cetak ditimpa sinar ultra violet.

    Monomer UV mempunyai sensitizer yang menyerap energi sinar UV yang kemudian memicu proses polimerisasi pada monomer.

    Artikel ini selanjutnya akan menekankan perihal tinta UV.


    Tantangan mencetak tinta UV

    Mencetak tinta UV, ada banyak aspek yang bisa membuat anda kelabakan dalam memilih kombinasi

    yang sesuai satu sama lainnya antara jenis tinta terhadap jenis kertas, alat curing dan beragam jenis lampu UV.

    Mereka semuanya mempunyai spesifikasi dan sifat yang berbeda satu sama lain

    dan mempunyai keunggulan masing-masing untuk kombinasi yang berbeda.

    Terlepas dari kelengakapan informasi dari masing-masing supplier atas komponen,

    maka proses pengalaman dan proses coba-coba diatas mesin banyak memberi pemahaman bagaimana mencetak dengan hasil yang terbaik.


    Perbedaan Komposisi Tinta UV dan Tinta Biasa

    Terlepas dari usaha coba-coba diatas mesin cetak,

    maka memahami proses dan material tinta UV akan sangat banyak membantu mengurangi waktu dan biaya.

    Komponen utama dari tinta biasa adalah resin, pigment/additives dan solvent (pelarut),

    sementara komponen tinta UV adalah resin, pigment/additives dan monomer.

    Terlihat jelas disini yang membedakan adal material monomer pada tinta UV, 2 komponen utama lainnya adalah relatif sama.


    Resin adalah material pertama yang mempunyai sifat rekat dan fleksibel.

    Solvent pada tinta biasa dan monomer pada tinta UV berfungsi untuk melarutkan atau memotong resin

    dan pigmen didalam formula tinta untuk mendapatkan suatu kekentalan yang diinginkan.

    Solvent dan monomer bekerja bersama-sama dengan resin dalam membentuk ciri kinerja pengeringan dan pematangan lapisan tinta.

    Material yang terakhir adala serangkaian aditif atau bahan-bahan kimia penambah pigmen untuk warna,

    flow agents, serbuk pengental (thickening powders), retarders untuk tinta biasa dan catalyst.

    Untuk tinta UV, catalyst adalah sensitizers atau photoinitiators.


    Mekanisme Photoinitaitors

    Photoinitiators memicu reaksi yang membuat monomers dan resin bersatu dan mematangkan lapisan tinta.

    Photo mengacu pada kata cahaya atau sinar, dan initiate berarti memicu.

    Photoinitiators menyerap energi UV pada panjang gelombang tertentu yang kemudian menyebabkan “free radicals”.

    Free radicals, dalam proses kimia berarti suatu materi yang sangat reaktif,

    menghubungkan molekul resins dan monomers, kemudian mereka bersama-sama bersilang kait satu sama lain,

    membentuk rantai molekul yang umum kita sebut sebagai lapisan tinta yang matang (cured ink film).

    Ahli kimia menyebut reaksi silang kait ini (cross linking) sebagao polimerisasi.


    Tinta UV disebut 100% solid sebab hampir semua yang ada di kandungannya dgunakan habis dalam proses polimerisasi.

    Sementara tinta biasa tidak demikian, pelarut atau solvents menguap dan lapisan tinta yang kering hanya mengandung sisa penguapann.


    Keuntungan Tinta UV

    Salah satu keuntungan menonjol dari tinta UV terhadap tinta biasa adalah tidak adanya VOC (volatile organic compounds)

    dilepas keudara selama proses pengeringan.

    Sementara tinta biasa akan melepas VOC keudara bersamaan dengan menguapnya pelarut.


    Cepatnya proses pengeringan atau pematangan tinta UV adalah keunggulan kedua disebabkan oleh proses polimerisasi yang jauh lebih cepat

    dibanding pengeringan pada tinta biasa, bahkan dalam ruang relative lebih sempit bila dibandingkan dengan sistim pengering oven.

    Kertas cetakan dapat langsung diproses lanjut seperti potong dan lipat setelah terkena proses pengeringan lampu UV.

    Lampu UV ditempatkan diantara stasiun cetak dari mesin cetak multi warna,

    sehingga setiap warna akan kering sebelum masuk ke stasiun cetak berikutnya.

    Hal ini tentu akan mengurangi terjadinya "color bleed" (warna blobor) dan goresan atau bekas gesekan diatas permukaan cetak.


    Keunggulan terakhir, tanpa adanya pelarut di tinta UV,

    memungkinkan operator mencetak detail gambar lebih tajam dan halus dengan resolusi yang lebih tinggi,

    hal ini dapat dilakukan dengan penggunaan higher mesh counts pada screening process di prepress.


    Konsep dan Mekanisme Unit UV-curing

    nit pengeringan UV sangat kritis dalam cetak UV.

    Unit pengeing ini berfungsi mentransfer energi ultra violet untuk memicu photoinitiators dan memulai proses polimerisasi.


    Energi elektromagnetik mempunyai partikel gelombang listrik dan magnet yang berjalan diudara,

    ruang hampa dan material lainnya. Kita mencirikan gelombang ini dari frekuensinya (jumlah panjang gelombang dalam 1 detik)

    dan panjang gelombang (jarak dari satu paruh gelombang ke paruh gelombang yang berdekatan).

    Frekuensi diukur dengan gigahertz (Ghz) dimana 1 Ghz sama dengan 1 milyar siklus/detik.

    Panjang gelombang diukur dengan nanometers (nm) dan 1 nm sama dengan 1/milyar meter.

    Spektrum elektromagnetik adal suatu rentang gelombang elektromganetic,

    yang semuanya kecuali cahaya warna yang tampak, tidak dapat dilihat oleh mata.


    Dalam spekttrum warna yang mendekati cahaya tampak,

    kita dapat mengidentifikasikan panjang gelombang UV dimana rentang panjang gelombangnya adalah 10 – 400 nm.

    Photoinitoators yang digunakan pada tinta UV khususnya bereaksi dengan dalam panjang gelombang antara 200 – 400 nm.

    Namun demikian, panjang gelombang yang mengakibatkan proses pengeringan atau pematangan berbeda antara sistim tinta satu dengan lainnya,

    tergantung dengan aplikasi tinta yang dibuat.

    Oleh sebab itu, kita menemukan banyak sistim UV-curing mempunyai tipe lampu berbeda yang mengeluarkan frekuensi energi UV tertentu.


    (bid/berbagai sumber)





  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Alat kontrol operator pembuatan pelat maupun operator cetak


    Kebanyakan tools atau alat kontrol dikembangkan oleh GATF (Graphic Arts Technical Foundation) sejak 20 tahun terakhir.
    Sarana yang dipergunakan untuk membuat alat kontrol pada umumnya terbentuk dari unsur-unsur geometris yang dihasilkan pada film photographi positif atau negatif.
    Disain ini secara luas dipergunakan oleh para operator pembuatan pelat maupun operator cetak dalam mengendalikan kwalitas tanpa harus menggunakan alat pembesar atau lup.

    Alat kontrol yang digunakan diantaranya :

    1. STAR TARGET.

    Star target dikembangkan oleh GATF dalam bentuk lingkaran yang berdiameter 10 milimeter dan berisi 36 jari-jari yang berpendar dari titik pusat (target).
    Dengan kondisi seperti itu star target mudah digunakan dalam mengidentifikasi :

    a. Dot gain (pembesaran titik)

    Bila terjadi dot gain dapat dilihat dari terbentuknya jeruji yang saling mengikat dan akan menimbulkan bagian yang solid atau pekat pada daerah target (pusat/inti).

    Dot gain dapat diakibatkan oleh :

    1. Vacuum frame kontak yang tidak sempurna.

    2. Over exposure pada pelat cetak jenis presensitised negatif

    3. Over developing pada jenis pelat cetak multi logam.

    Pada proses cetak/printing process dot gain dapat disebabkan oleh :

    4. Lapisan tinta cetak terlalu tebal

    5. Tegangan/tensile strength kain karet atau blanket tidak sempurna

    6. Kelebihan tekanan (over pressure) sehingga tinta cetak banyak mendapatkan tekanan.




    b. Dot lose (pengecilan titik)

    Bila terjadi dot lose dalam proses pembuatan pelat ataupun dalam proses cetak maka jari-jari dari star target akan saling melepas dan akan menimbulkan bagian terang pada pusat dari target inti.


    Dot lose dapat diakibatkan oleh kurang sempurnanya :

    a. Vacuum frame kontak

    b. Over exposure pada presensitised plate positif

    Pada proses cetak dot lose dapat diidentifikasi dengan menggunakan lup dan apabila diperbesar 23 kali maka akan terjadi perubahan titik 0,001 inchi dan pada bagian pusat target 0,025 milimeter.


    (bid/berbagai sumber)






  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    KERTAS (bahan cetakan )


    Kertas adalah merupakan bahan yang sangat penting di dalam pekerjaan cetak sehingga penyesuaian kualitas dari kertas akan sangat dominan di dalam menentukan/menghasilkan kualitas cetak.
    Kertas (bahan cetakan) dapat dibagi menjadi :

    1. Uncoated, yang termasuk uncoated antara lain : HVS, HVO, Kertas koran, dll.
    Uncoated mempunyai sifat penyerapan besar, permukaan yang kasar, mudah terjadi picking (tercabut), PH rendah sehingga lambat kering, dan karena permukaannya bergelombang (tidak rata)maka hasil cetak tidak menimbulkan gloss. Cemani Toka dalam hal ini sudah menyesuaikan tinta untuk kertas uncoated tersebut.
    2. Coated, yang termasuk coated antara lain : art paper, coated paper,mat coated, cast coated, art karton, coated karton. PT Cemani Toka dalam hal ini sudah menyesuaikan tinta untuk jenis-jenis kertas coated.

    3. Non Absorption Paper, yang termasuk non absorbtion antara lain :
    Vynil stiker, Yupo, Typex, Gold Foil, Alumunium Foil, art synthetic paper, dll.
    Karena jenis ini tidak mempunyai daya serap, maka pengeringan terjadi secara oksidasi penuh. Biasanya timbul masalah set off atau lambat kering. Sehingga perlu penanganan khusus seperti :
    - tidak menumpuk hasil cetakan terlalu tinggi
    - PH air pembasah tidak terlalu asam (karena akan menghambat oksidasi)
    - memakai air pembasah seminim mungkin
    Hati-hati karena tinta mempunyai pengeringan lebih cepat dari pada tinta biasa, tidak sampai lapisan tinta mengering.

    Menurut Dameria (2005 : 98), jenis kertas terbagi menjadi 3 (tiga), yaitu :
    1. kertas berdasarkan jenis serat, kertas jenis ini terbagi menjadi 2 (dua) yaitu :
    a. kertas mengandung kayu, dengan ciri-ciri :
    - terdiri dari serat mekanis
    - tidak tahan disimpan lama
    - mudah berubah warna jika terkena matahari
    contoh : koran, HHI
    b. kertas bebas kayu, dengan ciri-ciri :
    - terdiri dari serat kimia
    - tahan disimpan lama
    contoh : HVS, HVO
    2. kertas berdasarkan pekerjaan akhir, yaitu :
    a. kertas coated, dengan ciri-ciri :
    - terdiri dari kertas dasae dan lapisan kapur dengan bahan perekat
    - permukaannya halus dan mengkilap (gloss)
    - daya serap terhadap minyak lemah
    contoh : art paper, kunsdruk
    b. kertas uncoated, dengan ciri-ciri :
    - tidak diberi lapisan kapur
    - permukaan kertas kasar tapi bisa juga dihaluskan
    - daya serap terhadap minyak kuat
    contoh : koran,HHI, HVS, HVO
    3. kertas berdasarkan penggunaannya, yaitu :
    a. Kertas cetak, seperti HVO, koran, art paper
    b. Kertas tulis, seperti HVS, kertas gambar
    c. Kertas bungkus, seperti cassing, kertas sampul, kertas Samson
    d. Kertas khusus, seperti kertas uang, kertas sigaret, kertas tisue.

    fr. Antonius Bowo Wasono, dkk.
    TEKNIK GRAFIKA DAN INDUSTRI GRAFIKA
    JILID 1



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    sekelumit tentang pixel


    Jika kita melihat foto atau gambar yang ada di komputer maka gambar tersebut sesungguhnya adalah kumpulan dari ribuan titik titik yang sangat kecil dan tiap tiap titik tersebut memiliki warna tertentu. Titik titik itulah yang umum dikenal sebagai pixel. Setiap pixel mempunyai satu warna dan bergabung dengan pixel-pixel yang lain sehingga membentuk suatu pola dan menghasilkan gambar. Gambar seperti ini hampir tidak mungkin dibuat oleh tangan manusia. Bisa dibayangkan betapa rumitnya hanya untuk untuk membuat sebuah garis lurus, bila harus dilakukan dengan meletakkan titik-titik yang berjajar rapi secara manual.


    Karena itu, gambar atau foto yang kita lihat biasanya dihasilkan oleh mesin seperti kamera, monitor, televisi, komputer, proyektor film, scanner, printer dan sebagainya.

    ( bid/berbagai sumber )


  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    CTF computer to film CTP computer to plate


    CTF computer to film
    proses pembuatan image pd film (lgsng dr file komputer)
    Semua data digital dikonversi ke lembaran film,
    dengan mengunakan alat :
    image setter
    four separation film







    Alat pendukung untuk proses ini adalah:
    Drum Image Setter
    Capstan Image Setter
    Platter
    Macintosh


    CTP computer to plate
    proses pembuatan image pd plate (lgsng dr file komputer)
    Semua data digital dikonversi ke lembaran plate.
     
    proofing :proses lanjutan sebelum naik cetak, utk evaluasi desain apakah sdh sesuai yg diharapkan

    Montase(Imposisi) :penyusunan film atau plate sampai didapat posisi yg diinginkan utk hasil cetaknya

    Trapping: trik prepress untuk menghindari misregister printing antara dua warna yang bersentuhan (intersect) : caranya dengan menambahkan bleed (0.1 s/d 0.3 mm) dari satu objek masuk ke objek lainnya, sehingga jika ada pergeseran warna tidak akan ada celah putih (bahan) yang kelihatan


    progressive proof adalah
    suatu proses proof cetak yg dilakukan menggunakan sistem cetak offset dlm bentuk yg lebih sederhana dan manual
    sbg panduan warna percetakan
    digunakan selama alur kerja kita masih menggunakan imagesetter (CtF)
    dilakukan satu per satu seperti pada percetakan menggunakan mesin satu warna

    kelebihan Progressive Proof
    1. Lebih 'aman' dijadikan contract proof karena saat produksi jg menggunakan separasi yg sama
    2. Simulasi utk hasil cetak sebenarnya lebih mendekati karena sama2 menggunakan komponen cetak yg sama
    3. Utk warna khusus yg sangat mirip sesuai produksi akhir sehingga biaya cukup mahal

    kekurangan Progressive Proof
    1. Prosesnya dilakukan secara manual sehingga sulit dibuat standarisasi dan kurang konsisten
    2. Memiliki masalah kerataan tinta pada seluruh bidang cetak.
    3. Warna yg tidak stabil, sehingga tiap lembar memiliki warna berbeda
    4. Kurang efisien, karena tetap memerlukan film separasi
    5. Perlu ruang kerja yg luas.
    6. Biaya produksi menjadi lebih tinggi, karena memakai bahan baku pelat, kertas, tinta, chemical dan tenaga operator lebih dari satu
    7. Warna suatu gambar akan dipengaruhi warna dominan di sekitarnya

    Ketika warna hasil progresive proof yg pertama tidak sesuai
    Pengulangan tsb biasa dilakukan dgn cara mengganti film separasinya dan mengedit digital filenya terlebi dahulu
    kedua, tetap menggunakan film yg sama, namun jumlah tintanya diatur saat cetak progresive proof
    hal ini sangat mudah dilakukan mengingat semua proses dilakukan secara manual


    Digital Color Proofing
    digital proofing memungkinkan warna hasil cetak dapat disimulasi sedekat mgkn dgn hasil digital proofing
    Warna pada digital proofing sebuah Reprohouse mengacu pada warna progressive proof
    dimana batas kertas pada progressive proof terbatas pada artpaper. HVS atau
    kertas koran yg belum tentu sama dgn kertas sebenarnya saat cetak

    jika digital proofing ingin digunakan sbg panduan warna,
    maka digital proofing harus menggunakan RIP Color Management dan dikalibrasi dgn benar
    (bid/berbagai sumber)



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    BLENDING MODE


    Tentang mode blending
    blending mode ini menentukan bagaimana perpaduan pixel dengan underlying piksel di dalam gambar.
    Kita dapat membuat berbagai efek khusus menggunakan mode blending.
    Secara default, mode blending dari suatu group adalah Pass Through,
    yang berarti bahwa group tersebut tidak memiliki sifat campuran sendiri.

    Daftar cara cara Blending
    Memilih dari mode menu pop-up pada option bar.
    Cat : Hanya normal, Dissolve, Darken, Multiply, Lighten, Linear Dodge (Add), Difference, Hue, Saturation, Color, Luminosity, Lighter Color, dan Mode Darker Color blending tersedia untuk 32 bit gambar.
    Normal
    Edit atau paint tiap pixel untuk membuat result color. Ini merupakan default mode. ( Mode Normal disebut juga Threshold saat kita bekerja dengan suatu gambar warna bitmapped atau indexed.)
    Dissolve
    Edit atau paint tiap pixel untuk membuat result color. Bagaimanapun, result color adalah sebuah penempatan pixel secara acak dengan warna dasar atau warna campuran, tergantung pada opasitas dibeberapa lokasi pixel tersebut.
    Behind
    Edit atau paint yang hanya bisa pada bagian dari layer yang transparan. Mode ini bekerja hanya pada layer-layer dengan Lock Transparency deselected dan dapat disamakan untuk mencetak pada bagian belakang dari area yang transparan pada selembar yang mengandung asam.
    Clear
    Edit atau paint tiap pixel dan membuat transparan. mode ini disediakan untuk Shape tools (saat mangisi area yang dipilih), Paint Bucket tool , Brush tool , Pencil tool , Fill command, dan Stroke command. Kita harus berada pada layer dengan Lock Transparency deselected untuk menggunakan mode ini.
    Darken
    Lihat pada color information pada tiap channel dan pilih warna dasar atau campuran —yang mana yang lebih gelap—sebagai result color. Pixel lebih terang dibanding warna campuran yang dipindahkan, dan pixel lebih gelap daripada warna campuran yang tidak berubah.
    Multiply
    Lihat pada color information pada tiap channel dan melipatgandakan warna dasar dengan warna campuran. result color selalu merupakan warna yang lebih gelap. Melipatgandakan beberapa warna dengan warna hitam akan menghasilkan warna hitam. Melipatgandakan beberapa warna dengan warna putih, tidak ada perubahan warna. saat kita memberi warna dengan warna yang lain kecuali hitam atau putih, strokes yang berturut turut dengan painting tool akan menghasilkan warna-warna yang lebih gelap secara progresif. Pengaruhnya sama dengan menggambar pada image dengan multiple marking pens.




    Color Burn
    Lihat pada color information pada tiap channel dan menggelapkan warna dasar untuk memantulkan warna campuran dengan meninggikan kontras. Pencampuran dengan warna putih, tidak menghasilkan perubahan apa-apa.
    Linear Burn
    Lihat pada color information pada tiap channel dan menggelapkan warna dasar untuk memantulkan warna campuran dengan menurunkan brightness. Pencampuran dengan warna putih, tidak menghasilkan perubahan apa-apa.
    Lighten
    Lihat pada color information pada tiap channel dan pilih warna dasar atau campuran—yang mana yang lebih terang—sebagai result color. Pixel lebih gelap daripada warna campuran yang dipindahkan, dan pixel lebih terang daripada warna campuran yang tidak berubah.
    Screen
    Lihat pada channel color information dan melipatgandakan kebalikan dari warna campuran dan dasar. result color selalu merupakan warna yang lebih terang. Screening dengan warna hitam, tidak ada perubahan warna. Screening dengan warna putih akan menghasilkan warna putih. Pengaruhnya sama dengan melipatgandakan rancangan slide photographic diatas pada tiap-tiapnya.
    Color Dodge
    Lihat pada color information pada tiap channel dan menerangkan warna dasar untuk memantulkan warna campuran dengan menurunkan kontras. Pencampuran dengan warna hitam, tidak menghasilkan perubahan apa-apa.
    Linear Dodge (Add)
    Lihat pada color information pada tiap channel dan menerangkan warna dasar untuk memantulkan warna campuran dengan meningkatkan brightness. Pencampuran dengan warna hitam, tidak menghasilkan perubahan apa-apa.
    Overlay
    Melipatgandakan atau menyaring warna-warna, tergantung pada warna dasarnya. Membuat Pola-pola atau warna-warna overlay pixel yang ada selama mempertahankan bagian-bagian terang dan gelap pada warna dasar. Warna dasar tidak diganti/dipindah tapi dicampur dengan warna campuran untul memantulkan lightness atau darkness pada original color.
    Soft Light
    Meggelapkan atau menerangkan warna-warna , tergantung pada warna campuran. Pengaruhnya sama dengan untuk menyinari sebuah titik cahaya yang tersebar pada gambar. Jika warna campuran (light source) lebih terang dibanding 50% gray,gambar diterangkan sebagaimana gambar tersebut di dodged.jika warna campuran lebih gelap dibanding 50% gray, gambar digelapkan sebagaimana gambar tersebut di burned in. menggambar dengan hitam atau putih yang pure akan menghasilkan area yang lebih gelap atau terang dengan berbeda , tetapi tidak menghasilkan dalam warna hitam atau putih yang pure.
    Hard Light
    Melipatgandakan atau menyaring warna-warna, tergantung pada warna campurannya. Pengaruhnya sama dengan untuk menyinari sebuah titik cahaya yang kasar pada image. Jika warna campuran (light source) lebih terang daripada 50% gray,gambar diterangkan, sebagaimana gambar tersebut disaring. Ini berguna untuk menambahkan highlights pada image. Jika warna campuran lebih gelap dibanding 50% gray, image digelapkan, sebagaimana gambar tersebut dilipatgandakan. Ini berguna untuk menambahkan shadows pada image. Menggambar dengan warna hitam atau putih yang pure akan menghasilkan dalam warna hitam atau putih yang pure.
    Vivid Light
    Burns atau dodges warna dengan meningkatkan atau menurunkan kontras, tergantung dengan warna campurannya. Jika warna campuran (light source) lebih terang dibanding 50% gray, image diterangkan dengan menurunkan kontras. Jika warna campuran lebih gelap dibanding 50% gray, image digelapkan dengan meningkatkan kontras.
    Linear Light
    Burns atau dodges warna-warna dengan menurunkan atau meningkatkan brightness, tergantung dari warna campurannya. Jika warna campuran (light source) lebih terang dibanding 50% gray, image diterangkan dengan meningkatkan brightness. Jika warna campuran lebih gelap daripada 50% gray, image digelapkan dengan menurunkan brightness.
    Pin Light
    Replaces warna-warna, tergantung dari warna campurannya. Jika warna campuran (light source) lebih terang daripada 50% gray, pixel-pixel yang lebih gelap daripada warna campuran yang dipindah, dan pixel-pixel yang lebih terang dibanding warna campuran yang tidak berubah. Jika warna campuran lebih gelap daripada 50% gray, pixel-pixel lebih terang daripada warna campuran yang dipindah, dan pixel-poxel lebih gelap daripada warna campuran yang tidak berubah. ini berguna untuk menambahkan special effect pada image.
    Hard Mix
    Menambah nilai channel warna merah, hijau dan biru pada warna campuran untuk RGB values pada warna dasar. Jika hasil penjumlahan pada channel adalah 255 atau lebih besar, itu menerima nilai pada 255; jika kurang dari 255, nilainya pada 0. oleh karena itu, semua pixel-pixel nilai channel yang mempunyai warna merah, hijau dan biru yang dicampur juga dari 0 atau 255. Perubahan semua pixel pixel ini untuk primary colors: red, green, blue, cyan, yellow, magenta, white, atau black.
    Difference
    Lihat pada color information pada tiap channel dan mengurangi tiap warna campuran dari warna dasar atau warna dasar dari warna campuran, tergantung yang mana yang memiliki nilai brightness yang lebih besar. Blending dengan warna putih akan membalikkan nilai warna dasar; blending dengan warna hitam tidak menghasilkan perubahan.
    Exclusion
    Menciptakan sebuah effect yang sama, tetapi lebih rendah pada kontras daripada mode yang berbeda. Blending dengan warna putih akan membalikkan nilai warna dasar. blending dengan warna hitam tidak menghasilkan perubahan.
    Hue
    Menciptakan result color dengan luminance dan saturation pada warna dasar dan hue pada warna campuran.
    Saturation
    Menciptakan result color dengan luminance dan hue pada warna dasar dan saturation pada warna campuran. Menggambar dengan mode ini dalam sebuah area dengan tidak ada (0) saturation (gray) karena tidak ada perubahan.
    Color
    Menciptakan result color dengan luminance pada warna dasar dan hue dan saturation pada warna campuran. Ini mempertahankan gray levels dalam image dan berguna untuk coloring gambar gambar monochrome dan untuk memberi warna color images.
    Luminosity
    Menciptakan result color dengan hue dan saturation pada warna dasar dan luminance pada warna campuran . mode ini menciptakan effect yang terbalik pada Color mode.
    Lighter Color
    Membandingkan total dari seluruh nilai channel untuk warna campuran dan warna dasar dan memperlihatkan warna nilai yang lebih tinggi. Warna yang lebih terang tidak tidak menghasilkan sebuah warna yang ketiga, yang mana dapat menghasilkan dari campuran yang terang, karena memilih nilai channel yang paling tinggi dari kedua warna dasar dan warna campuran tersebut untuk menciptakan result color.
    Darker Color
    Membandingkan total dari seluruh nilai channel untuk warna campuran dan warna dasar dan memperlihatkan warna nilai yang lebih rendah. Warna yang lebih gelap tidak menghasilkan warna ketiga, yang mana dapat menghasilkan dari campuran yang gelap, karena memilih nilai channel yang paling rendah dari kedua warna dasar dan warna campuran tersebut untuk menciptakan result color.
    (bid/berbagai sumber)



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Proses CTP (Computer to Plate)


    Sesuai istilah direct-to-plate; proses pembuatan image pada plat tanpa mengunakan proses pembuatan film foto reproduksi,
    image langsung dicetak pada pelat langsung dari file komputer. File digital tidak perlu dirubah atau dimodifikasi kebeberapa file
    yang berbeda karena sudah deprogram dengan system RIPS, proses yang dilakukan pada pembuatan film cukup dilakukan semuanya
    menggunakan klik mouse dan memasukkan data via keyboard. Konsep dari pembuatan pelat berimage persis sama, sesuai data file yang
    dirancang/ didesain namun dengan cara yang sama sekali sudah berbeda.


    Kelebihan direct-to-plate :
    CTP meningkatkan waktu pembuatan pelat lebih cepat, konsistensi kualitas image dan gambar cetakan. Cara ini membutuhkan waktu lebih
    singkat dari cara percetakan offset litografi yang analog sebab menggabungkan dua proses menjadi satu. Tenaga manusia jelas
    berkurang karena tidak perlu lagi membuat film foto reproduksi. Paling tidak waktu bisa dihemat 20-30% dengan CTP. Image yang dihasilkan
    juga lebih jelas, tajam dan akurat dibanding dengan cetak analog yang tradisional sebab dot yang muncul lebih bersih dan turunan image
    pertama - langsung ke pelat cetak, efek dot-gain juga berkurang. Penghematan lainnya dari aspek material yaitu lebih sedikit suplai,
    karyawan dapat dikurangi dan tidak menggunakan kamera reproduksi lagi, sehingga ruang yang dibutuhkan lebih sedikit. Penghematan ini bisa
    dijadikan insentif bagi harga cetak dan menjadi faktor kompetisi untuk menarik pelanggan baru.



    Kekurangan direct-to-plate :
    Umumnya orang terbiasa dengan gambar cetak dengan dot-gain yang besar dan tampak lebih gelap. Tidak jarang pelanggan akan merasa aneh
    dengan hasil bagus "yang tidak biasa" ini. Perlu bagi percetakan untuk memberikan pengertian mengenai barang bagus yang baru ini ke pelanggan,
    supaya terbiasa. CTP juga merubah pola tanggung jawab kualitas cetak yang semula penuh pada percetakan, beralih ke "digital file creator" - orang
    yang membuat file image.

    Masalah umum yang dijumpai
    Dalam proses cetak litografi, ada banyak kemungkinan merubah atau mengkoreksi hal yang salah pada film. Tidak demikian halnya pada
    CTP, operator percetakan harus benar-benar menjamin file image bersih. Perhatikan hal-hal berikut ini, simpan file dalam format CMYK
    bukan RGB, dan gunakan spesifikasi yang tepat seperti : (1) "bleed amount" yang tepat, (2) pastikan semua huruf dan resolusi image tinggi
    masuk dalam file, dan (3) check penggunaan spot-color yang benar, dll.

    Proses perbaikan digital file image yang salah sangat membutuhkan banyak waktu, yang akhirnya mengurangi kelebihan CTP terhadap sistim film analog.

    fr. Antonius Bowo Wasono, dkk.
    TEKNIK GRAFIKA DAN INDUSTRI GRAFIKA
    JILID 1




  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Screen Halftone


    Halftone Screen menunjukkan pola dot yang bermacam-macam ukuran, dipakai untuk sebuah gambar dari bermacam tones ( sifat ), atau ukuran dot yang dipakai sama untuk sebuah warna , ketika output film dipakai untuk process printing atau laser printed artwork dll.
    Semakin gelap gambar, semakin besar titik-titik halftone
    Berikut definisi yang mempengaruhi hasil ( Qualitas ) dari output final :
    • Screen Rulling adalah jumlah dot per linear inch diukur sepanjang sumbu dari setiap baris.
    • Screen Angle adalah definisi dari sudut sumbu.
    • Screen Dot Shape , biasanya ellipe, lingkaran dan kotak.


    • Screen Dot Range adalah jarak minimum sampai maksimum selalu diukur sebagai persentase , 0%= putih, 100%= solid.
    • Highlight Dot Size adalah dot terkecil ( %-original cetakan putih )
    • Shadow Dot Size adalah dot terbesar ( %-original cetakan hitam )
    • Midtone Dot Size adalah dot abu-abu ( % ) relative untuk original cetakan middle grey.
  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    belajar graphic desigN


    1.Belajar Desain Grafis - Tutorial Photoshop Coreldraw Illustrator ...
    - [ Translate this page ]
    30 Des 2010 ... website pendidikan ilmu dan belajar gratis desain grafis tutorial photoshop, coreldraw, adobe illustrator, macromedia freehand, paint, ...
    www.ilmugrafis.com/ - Cached - Similar
    2.
    Belajar Design Grafis By Edselmax - Graphic Design Online
    - [ Translate this page ]
    belajar design grafis murah dan berkualitas. Belajar graphic design secara online dari komputer anda sendiri. Belajar design grafis dibimbing langsung ...
    www.edselmax.com/live-graphic-design.html - Cached - Similar
    3.
    Mahir Graphic Design Photoshop Freehand Coreldraw By Edselmax
    - [ Translate this page ]
    Anda ingin mahir graphic design dalam waktu singkat? Belajar graphic design ...
    www.edselmax.com/ - Cached - Similar
    Show more results from edselmax.com
    4.
    Belajar Design | Free Tutorial - Tips dan Trik | Photoshop ...
    - [ Translate this page ]
    17 Mei 2010 ... Belajar desain teori dengan tutorial serta tip dan trik desain photoshop .... 4 minggu yang lalu. Graphic, Flash, Vector Art Design ...
    belajardesign.blogspot.com/ - Cached - Similar
    5.
    AbulaMedia.com - Belajar Ngeblog dengan Hati untuk Berbagi
    Belajar ngeblog wordpres, belajar nulis di blog, belajar berbagi melalui blog, ... Big 20% Savings On Graphic Design And Advertising From January 2011! ...
    abulamedia.com/ - Cached
    6.
    Mau Belajar Graphic Design LENGKAP Di Bandung (022)2039145 Dan ...
    - [ Translate this page ]
    31 Des 2010 ... http://kursuskomputerdibandung.wordpress.com Kembali dibuka kelas Intensif (Special Class) BiNus Bandung Angkatan IX.
    www.iklanjoglo.com/.../mau-belajar-graphic-design-lengkap-di-bandung-0222039145-dan-dapat-sertifikat-langsung-dari-binus-jakar-ta.html - Cached
    7.
    Graphic Resource & Tutorial
    9 Dec 2010 ... Graphic Magazine. All About Graphic Design ... Hi buddy, Icon design is the process of designing a graphic symbol that represents a some ...
    belajardesaingrafis.com/ - Cached
    8.
    Photoshop Tutorial | Belajar Photoshop
    Graphic design, photoshop, adobe photoshop related sites. ... grafis87sites Adobe photoshop tutorial58sites Edit photo26sites Belajar photoshop19sites ...
    www.markosweb.com/www/ilmuphotoshop.com/ - Cached - Similar
    9.
    Belajar Desain Grafis ala Pozza
    - [ Translate this page ]
    2 Des 2010 ... Pertama klik kanan tulisan 1 kemudian pilih Convert to symbol dan pilih jenis graphic. Selanjutnya klik kanan pada frame 20 dan pilih insert ...
    www.pozzagraphicdesign.co.cc/ - Cached
    10.
    Job Opportunity | Belajar Bahasa Inggris | Wall Street Institute
    Wall Street - Kursus bahasa Inggris on Facebook · wall street - belajar bahasa ... Mid level design experience for branding and promotional graphic design. ...
    www.wallstreet.ac.id/job-opportunity - Cached - Similar

    Perkembangan Teknologi Grafika


    Teknologi baru dalam bidang persiapan cetak. Komputer telah merombak dengan cepat bidang prepress sejak duapuluh tahun
    yang lalu. Ketika berkembang teknologi photo typesetter, PC dengan monitor dan keyboard; dimana sebelumnya bekerja dengan kamera foto
    reproduksi dan layar kontak, hingga scanner laser.Pada waktu yang sama, karena perkembangan yang pesat media
    elektronik, batasan antara prepress dan cetak offset telah saling melengkapi. Dengan GTO-DI Direct Imaging Technology yang
    diperkenalkan oleh Heidelberg pada tahun 1991, telah diciptakan koneksi/hubungan langsung yang pertama antara prepress dan cetak.





    Tinjauan masa depan Heidelberg Druckmaschinen telah menjadi sebuah kenyataan dalam hal ini membuat komputer dapat mencetak yang sama
    sekali tanpa memutar melalui/via pelat dan film. Teknologi ini mempunyai kelebihan yang nyata/jelas. Hingga sekarang, beberapa
    tahapan disertakan dalam produksi cetak. Saat ini porsi yang besar pada proses ini dari ide hingga realisasinya dapat dikerjakan/diselesaikan
    secara digital. Juga, dalam hubungannya dengan prepress konvensional, dengan digital prepress maka kita dapat menghemat
    waktu, dengan komputer hingga film atau komputer hingga pelat.

    Perkembangan yang inovatif juga mengemukakan terminologi baru.Dalam industri cetak kita bicara mengenai bits dan bytes, C-To-Press
    teknologi, PostScript, RIP, scanner, dan kamre digital.Berkembangnya teknologi digital dibidang prepress, printing, dan
    postpress dengan hardware dan software yang terbukti bagus,menawarkan alat-alat yang berguna untuk memenuhi produktivitas.
    Dibawah ini diuraikan teknologi CTP. Computer-To-Plate, yaitu proses pembuatan image atau gambar pada pelat cetak. Proses ini
    dikerjakan pada tahapan "prepress" - proses persiapan cetak. CTP atau disebut juga "direct-to-plate" berarti proses pembuatan pelat cetak



    secara langsung dari (file) komputer. Kecenderungan industri adalah bergerak ke arah digital, penggunaan CTP semakin banyak ditemukan
    pada industri percetakan terutama dinegara maju. Penggunaan komputer selain masalah ekonomis, mengingat biaya buruh yang mahal
    maka aspek fleksibilitas penggunaan komputer yang menghilangkan proses reproduksi menjadi pertimbangan penting perubahan ke CTP.
    Dibawah ini ada beberapa hal yang perlu diketahui bagi percetakan di Indonesia mengenai CTP, kelebihan dan kekurangannya sebagai upaya
    antisipasi.


    (fr.Antonius Bowo Wasono, dkk)







  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Langkah - langkah Digital Prepress


    Langkah - langkah Digital Prepress :
    1 Mengatur aplikasi semua software untuk lingkungan perusahaan
    2 Penanganan file (kelengkapan, membuka file: tata letak file, file dicitrakan berhubungan, file grafis terkait, font)
    3 Menganalisa & menentukan Warna & Press Run
    4 Analisis Image File: Ukuran & Resolusi
    5 Menentukan & mengkoreksi warna gambar
    6 Coverting RGB ke CMYK
    7 konversi Black Teks ke Black warna tunggal


    8 Membuat keputusan untuk warna Khusus
    9 Analisa layout atau file terkait file grafis
    10 format Memeriksa, Dari mengkonversi format non AI (FH / CDR) ke AI
    11 Layout file à Ukuran, Kanan Posisi, posisi Layout Kritis à membuat Saran
    12 Penggantian terkait Image File
    13 Konversi warna di layout
    14 Membuat warna Khusus di ilustrator
    15 Membuat sisiran
    16 Trapping (untuk alur kerja prepress tanpa Trapping Perangkat Lunak)
    17 Memeriksa format, konversi non ID (QXP / PM) untuk ID
    18 penanganan Page Dokumen
    19 Memeriksa Layout halaman demi halaman
    20 koreksi Penomoran halaman



    21 gunakan Kamus dan hyphenation (Untuk Bahasa Indonesia harus memeriksa kebenaran hyphenation)
    22 Konsistensi (karakter & paragraf) Styles
    23 Jumlah Auditan isi sesuai
    24 penanganan Spread, menyebar Island
    25 Preflighting
    26 Kemasan (Dokumen pengemasan)
    27 Membuat File PDF yang benar
    28 Visual Periksa: Image Resolusi, Warna, Trapping
    29 Final Preflighting
    30 Cetak: Digital Proofing
    31 periksa Warna: Pemisahan, spot warna solid, disaring warna spot, pemisahan beberapa warna(SEPARASI)
    32 Menganalisis Digital Proofing
    33 Real Proofing
    34 Ripping & Imaging

  • READ MORE.......




  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Alur kerja Offset secara ringkas









    Alur kerja Offset secara ringkas

    1 Data input : scanner,photo digital, CD, Internet

    2 Proses design AI, Corel, Photoshop

    software

    a.page lay out

    Pagemakers

    QuarkXpress

    Adobe In design

    b. Illustrasi/design (Software for Vector Graphics )

    adobe illustrator

    Coreldraw

    c. Image editing (Software for Bitmap Editing )

    adobe photoshop

    photopaint

    fractal design painter

    Corel Photo Paint

    Corel Painter

    Jasc Paint Shop



    3 RIP

    CIP3

    Trapping

    FM screaning

    work flow

    Drum Image Setter

    Capstan Image Setter

    Platter

    menterjemahkan image mjd raster

    menterjemahkan bitmap mjd halftone

    Montase(Imposisi)

    Progressive Proof





    internal drum platesetter

    manuel plateload

    semiautomatic possible op

    CtF management software

    monitor-softproof

    ink coverage software

    barcodesystem

    imposition-software



    Imaging speeds

    laser Helium Neon

    sistem punch Bacher 2000

    Stoesser,

    M & A atau grapho metronic

    Laserbus 2

    spinner



    Imaging speeds

    Media widths

    Max image area

    Punch

    Light source

    Spot sizes



    4.Output digital printing --> imagesetter ---> film separasi --->platemaker

    platesetter---> platemaker-->printing device

    Montase(Imposisi): penyusunan film atau plate -->corel12



    CIP4 (processor)

    film separasi CTF

    plate CTP

    densitometer

    linearisasi dot (raster)

    Dot gain

    proofing





    5.Finishing varnish

    printing machine production



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    belajar desain grafis


    1. belajardesaingrafis
    9 Dec 2010 ... This is the most craziest and the bigger list of 3D Effects Photoshop Tutorials. Why i use “100 TOP Perfect 3D Effects Photoshop Tutorials ...
    belajardesaingrafis.com/ - Cached
    2.
    Belajar Desain Grafis - Tutorial Photoshop Coreldraw Illustrator ...
    - [ Translate this page ]
    30 Des 2010 ... website pendidikan ilmu dan belajar gratis desain grafis tutorial photoshop, coreldraw, adobe illustrator, macromedia freehand, paint, ...
    MANIPULASI FOTO dan FOTO EFEK - Coreldraw desain logo - Tutorial - Teks Efek
    www.ilmugrafis.com/ - Cached - Similar
    3.
    Belajar Desain Grafis - Tutorial Photoshop Coreldraw Illustrator ...
    - [ Translate this page ]
    ilmuGRAFIS Website pendidikan ilmu dan belajar gratis desain grafis Tutorial ...
    www.ilmugrafis.com/index.../photoshop-tutorial-120-tips.pdf - Cached - Similar
    Show more results from ilmugrafis.com
    4.
    Belajar Desain
    - [ Translate this page ]
    Bukan hanya belajar desain grafis saja yang dikupas, tapi everything yang Anda mau bisa dipelajari Indonesainer; Image Editing, Web Desain, 3D, Flash dll. ...
    belajardesain.wordpress.com/ - Cached - Similar
    5.
    Bagaimana memulai belajar Desain Grafis? | SlametRiyanto.Net ...
    - [ Translate this page ]
    Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, ...
    slametriyanto.net/bagaimana-memulai-belajar-desain-grafis/ - Cached - Similar
    6.
    [PDF]
    The The The bagaimana memulai desain grafis - Bagaimana ...
    - [ Translate this page ]
    File Format: PDF/Adobe Acrobat - Quick View
    Bagaimana memulai belajar Desain Grafis? Memang itu sebuah pertanyaan yang sangat mendasar bagi seorang desiner pemula.. Definisi Desain Grafis: adalah ...
    www.ilmukomputer.org/.../bagaimana-memulai-desain-grafis-slametriyanto.pdf - Similar
    7.
    Photoshop Tutorial | Belajar Photoshop | Edit Foto | Tutorial ...
    - [ Translate this page ]
    Belajar Photoshop, Tutorial adobe photoshop. ... Photoshop Tutorial | Belajar Photoshop | Edit Foto · Home · About · Member Ilmuphotoshop · Photography ...
    ilmuphotoshop.com/ - Cached - Similar
    8.
    Panduan Belajar Desain Grafis Komputer
    - [ Translate this page ]
    desain grafis, komputer grafis, komunikasi visual, prorgam terpadu, belajar desain, kursus desain, dan komputer, materi belajar, design photography, ...
    www.scribd.com/.../Panduan-Belajar-Desain-Grafis-Komputer - Cached - Similar
    9.
    DGA Desain Grafis dan Advertising
    - [ Translate this page ]
    13 Jan 2010 ... Tips, Review, Tutorial DGA Desain Grafis dan Advertising, Kursus Desain Grafis Online, Komunikasi Marketing, dan Internet Marketing.
    belajar-desain-grafis.blogspot.com/ - Cached - Similar
    10.
    Belajar Desain Grafis itu Mudah.. : Ide Usaha | Peluang Usaha ...
    - [ Translate this page ]
    12 Des 2008 ... Baru pada sekitar tahun 2005 – 2006 saya belajar dan mengerjakan desain grafis sendiri dengan beberapa alasan, seperti: ...
    rumahcahaya.com/belajar-desain-grafis-itu-mudah/ - Cached - Similar

    Searches related to belajar desain grafis

    belajar desain grafis gratis

    cara belajar desain grafis
    You have removed results from this search. Hide them
    Loading...

    Preview image

    * Everything
    * Images
    * Videos
    * News

    * Books
    * Blogs
    * Realtime
    * Discussions

    MoreFewer

    * Jakarta Capital Region

    * Auto-detected
    *

    Change locationClose
    Search Options

    *
    o The web
    o Pages from Indonesia
    *
    *
    o All results
    *
    *
    o Sites with images

    Fewer search toolsMore search tools

    Separasi warna


    Separasi warna adalah pada saat kita melakukan print out gambar. Pengaturan nilai-nilai raster (lpi) dan warna-warna apa saja yang akan kita print terdapat pada menu printing. Sedangkan pada saat kita bekerja dengan gambar tersebut, yang kita lakukan adalah pengaturan komposisi warna-warna penyususn gambar tersebut agar menghasilkan film separasi seperti yang kita inginkan.
    Untuk melakukan print separasi, apabila gambar yang kita miliki masih dalam mode warna RGB, terlebih dahulu gambar tersebut kita ubah menjadi mode warna CMYK (atau mode warna khusus/spot color).


    Pengaturan separasi
    Untuk membuat separasi (pemisahan) warna, bila mode warna gambar kita adalah RGB, terlebih dulu kita harus mengubah mode warna RGB menjadi mode warna CMYK (biasa digunakan dalam pencetakan).
    Catatan : Secara teoritis, perpaduan antara cyan, magenta dan yellow yang sebanding akan menghasilkan warna hitam. Tetapi dalam kenyataannya, pencampuran ketiga warna tersebut malahan menghasilkan warna gelap kecoklatan. Maka, untuk mengatasi hal tersebut dalam proses separasi, kita biasanya menghilangkan unsur-unsur warna cyan, magenta dan yellow pada area dimana ketiga warna tersebut muncul dalam jumlah yang sebanding dan menggantikannya dengan warna hitam (black).

    belajar desain


    Belajar Desain Grafis - Tutorial Photoshop Coreldraw Illustrator ...
    - [ Translate this page ]
    30 Des 2010 ... website pendidikan ilmu dan belajar gratis desain grafis tutorial photoshop, coreldraw, adobe illustrator, macromedia freehand, paint, ...
    MANIPULASI FOTO dan FOTO EFEK - Coreldraw desain logo - Tutorial - Teks Efek
    www.ilmugrafis.com/ - Cached - Similar
    #
    Graphic Resource & Tutorial
    9 Dec 2010 ... Hi buddy, Icon design is the process of designing a graphic symbol that represents a some real, fantasy or abstract motive, entity or action ...
    belajardesaingrafis.com/ - Cached
    #
    Belajar Desain
    - [ Translate this page ]
    Bukan hanya belajar desain grafis saja yang dikupas, tapi everything yang Anda mau bisa dipelajari Indonesainer; Image Editing, Web Desain, 3D, Flash dll. ...
    belajardesain.wordpress.com/ - Cached - Similar
    #
    belajardesain : BELAJAR DESAIN [designer open community]
    - [ Translate this page ]
    6 posts - 2 authors - Last post: 6 Oct 2004
    Group http://groups.yahoo.com/group/belajardesain/cal Main Dan Menangkan Royal ... Ini belajar desain atau belajar kasino? Yudha Widyanta . ...
    groups.yahoo.com/group/belajardesain/ - Cached - Similar
    Get more discussion results
    #
    belajardesain : Message: Bls: <<< Belajar Desain >>> [SHARING] 15 ...
    3 posts - 2 authors - Last post: 30 Sep 2010
    belajardesain: BELAJAR DESAIN [designer open community] ... Dari ...
    groups.yahoo.com/group/belajardesain/message/13197 - Cached
    Show more results from yahoo.com
    Get more discussion results
    #
    Belajar Design | Free Tutorial - Tips dan Trik | Photoshop ...
    - [ Translate this page ]
    17 Mei 2010 ... Belajar desain teori dengan tutorial serta tip dan trik desain photoshop .... em_sholikhan blog ; desain grafis, seni dan kaligrafi ...
    belajardesign.blogspot.com/ - Cached - Similar
    #
    Belajar Desain - Kumpulan Tutorial Belajar Desain Grafis | Belajar ...
    - [ Translate this page ]
    BelajarDesain.Com referensi belajar desain grafis, belajar photoshop dan belajar corel draw untuk pemula.
    belajardesain.com/ - Cached
    #
    Bagaimana memulai belajar Desain Grafis? | SlametRiyanto.Net ...
    - [ Translate this page ]
    Definisi Desain Grafis: adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, ...
    slametriyanto.net/bagaimana-memulai-belajar-desain-grafis/ - Cached - Similar
    #
    belajar desain (belajar_desain) on Twitter
    Name belajar desain; Bio Belajar Desain is a compilation of Design tutorial all over internet. I don't own these tutorials. ...
    twitter.com/belajar_desain - Cached
    #
    Belajar DESAIN ARSITEKTUR 3D & ANIMASI
    - [ Translate this page ]
    22 Mei 2008 ... Jika anda hanya memiliki ijasah SMP atau SMA serta belum memiliki keterampilan atau keahlian dibidang desain arsitektur 3 dimensi dan ...
    id.shvoong.com › Teknologi & Internet › Hardware - Cached - Similar

    graphic design


    Graphic design - Wikipedia, the free encyclopedia
    Graphic design is a creative process — most often involving a client and a designer and usually completed in conjunction with producers of form (i.e., ...
    Web design - Category:Graphic design - Graphic design occupations
    en.wikipedia.org/wiki/Graphic_design - Cached - Similar
    3.
    About Graphic Design - Graphic Design Tutorials, Tips and Career ...
    About Graphic Design provides tutorials and tips on graphic design techniques, career advice, and information on the legal side of design, color, fonts, ...
    Graphic Design Basics - Eric Miller - Most Popular - Basics
    graphicdesign.about.com/ - Cached - Similar
    4.
    Graphic Design & Publishing Center
    Featuring DTG Magazine. Includes listing of services and publishing design tips.
    www.graphic-design.com/ - Cached - Similar
    5.
    Photoshop Tips & Tricks - Graphic Design & Publishing Center
    Free Photoshop tutorials and Adobe Photoshop Elements department of the ...
    www.graphic-design.com/Photoshop/ - Cached - Similar
    Show more results from graphic-design.com
    6.
    Digitalgrafis: Indonesia-based New Media, Graphic Design and ...
    digitalgrafis new media and design graphic studio.
    www.digitalgrafis.com/ - Cached - Similar
    7.
    Indonesia Bali Web Design, Multimedia Graphic Design & Printing ...
    Bali Indonesian Web design, Multimedia design, Graphic design for printing with over six year experience based in Bali Indonesia. Web Multimedia Graphic ...
    www.tetestinta.com/ - Cached - Similar
    8.
    Graphic Design Tutorials : Graphic Design Software Directory ...
    Graphic design resources directory and graphic design graphics portal resources. DTP /desktop publishing and graphic design resources articles and creative ...
    www.allgraphicdesign.com/ - Cached - Similar
    9.
    Graphic and Web Designer
    Graphic and Web Designer Jakarta Indonesia - matamulia.com.
    matamulia.com/ - Cached - Similar
    10.
    Prismagraphia, Graphic Design, Logo, Company Profile, Jakarta ...
    Logo Design, Company Profile Design, Packaging Design, Catalogue Design, Brochure Design, Banner, Poster Design, Website Design, Annual Report Design, ...
    www.prismagraphia.com/ - Cached - Similar
    11.
    Trimaxs design consulting firm - Branding, Envirodesign and web ...
    is a design consulting firm based in jakarta with three dedicated divisions providing services in the following areas; graphic design, enviro design and web ...
    www.trimaxs.com/ - Cached - Similar

    Searches related to graphic design

    graphic design portfolio

    graphic design company

    graphic design sample

    graphic design tutorials

    graphic design courses

    graphic design schools

    graphic design studio

    graphic design jobs

    Basic Screening


    Screening  (atau halftoning) adalah proses reproduksi gambar dan warna pada percetakan. Untuk melengkapi proses ini, gambar atau warna harus dipecah menjadi pola titik-titik yang disebut layar halftone (halftone screen). Aplikasi sederhana dari teknik ini adalah tingkat mendekati abu-abu dengan pola titik-titik hitam di atas latar belakang putih. Warna nuansa dapat didekati bila pola empat-warna titik-cyan, magenta, kuning, dan hitam digunakan.

    Titik-titik ini diterapkan dalam suatu pengaturan yang tepat dan proporsi. Bila register, cyan, magenta, kuning, dan titik-titik hitam akan membentuk pola rose yang merupakan "campuran" bersama-sama untuk memberikan kesan yang besar dengan jumlah warna yang berbeda.

    Halftone titik dihasilkan oleh proses-rasterization dari memotret gambar asli melalui layar yang merupakan
    fungsi utama prosesor citra raster seperti misalnya RIP HQ. Cahaya yang tercermin dari gambar menciptakan sebuah titik dalam setiap lubang di layar. Ukuran titik pada setiap titik tertentu adalah proporsional terhadap jumlah cahaya yang datang melalui layar, jumlah lines per inci yang membentuk layar menentukan kehalusan dari titik.

    Setiap persegi dalam grid disebut sel halftone; setiap sel halftone berisi titik,yang meningkat sebagai intensitas warna, yang meningkatkan citra gambar. Sebuah titik dapat mengambil di antara 0 hingga 100 persen dari halftone .

    Dalam sebuah gambar hitam-putih, misalnya, titik 0-persen area putih dari gambar itu, titik 100 persen adalah daerah yang hitam, dan titik-titik dariukuran menengah menciptakan kesan daerah abu-abu. Warna gambar kerja dengan cara yang sama, kecuali bahwa tiga atau empat grid yang ditumpangkan di berbagai sudut atas gambar. Setiap grid berisi satu warna (cyan, magenta, kuning, atau hitam, misalnya)
    dan disebut film pemisahan (film separation).

    Photoshop Untuk Prepress


     Menetapkan dimensi dan resolusi gambar untuk prepress
    Ketika kita akan membuat gambar untuk prepress, kita ingin piksel dalam gambar kitamemenuhi persyaratan untuk Ripping image kita saat mencetaknya,Terlalu banyak piksel akan membuat image hasilnya lebih bagusakan tetapi bisa memperlambat proses ripping,

    Langkah-langkah agar hasil maksimal:
    langkah 1:
    Bila kita mengambil gambar sebaik dengan memindai atau digitalpengambilan gambar kamera, menangkap piksel cukup untuk memungkinkan 300ppi setelah kita skala gambar TANPA resampling.

    langkah 2:
    Bila kita perlu untuk mengubah ukuran dan resample foto dalam Photoshop,Pertama Turn OFF (matikan) yang "resample Gambar" kotak centang.

    Langkah 3:
    Sesuaikan dimensi gambar apa pun yang kita butuhkan (di sini 3 "x 4") Catatan resolusi gambar linier akan naik atau turun, tapi ukuran file tetap konstan (di sini 14,1 MB). kita sekarang memiliki sebuah gambar dengan dimensi yang sama dengan Metode 1, tapi tanpa interpolasi tersebut. catatan dimensi gambar kita harus sedemikian rupa sehingga gambar kita dapat dilakukan di 100% dalam aplikasi tata letak halaman.
    (ini akan mencegah interpolasi selama Ripping)

    Langkah 4:
    Jika resolusi linear terlalu tinggi atau rendah, periksa "resample" kotak centang kembali dan sesuaikan resolusi linier untuk resolusi yang diinginkan 200-300ppi

     
     
     

    Total Pageviews