tampilan visual

Mengenai ilustrasi untuk dapat mewujudkan suatu tampilan visual, ada beberapa unsur visual yang diperlukan, antara lain :

Garis
Garis secara umum terdiri unsur-unsur titik yang mempunyai peran tersendiri. Adapun sifat garis secara umum yaitu garis lurus, garis lengkung, dan bersudut. Sebagai unsur visual, garis memiliki pengertian, yaitu :
(1) tanda atau markah yang memanjang yang membekas pada suatu permukaan dan mempunyai arah,
(2) batas suatu bidang atau permukaan, bentuk, atau warna
(3) sifat atau kualitas yang melekat pada objek lanjar/memanjang.

Pengertian pertama, garis merupakan garis grafis dan benarbenar nyata, bersifat konkrit. Misalkan garis yang terbentuk dari goresan kapur di papan tulis, tarikan pena di kertas, dan lain sebagainya. Garis grafis yang nyata dapat berpenampilan macam macam, tergantung dari alat yang digunakan dan permukaan yang menerimanya. Garis dapat berpenampilan halus dan rata, bergerigi, terputus-putus, berpangkal dan berujung tumpul atau runcing, dan sebagainya.

Pengertian kedua dan ketiga, garis lebih bersifat konsep, karena hanya dapat dirasakan keberadaannya. Misalnya garis yang dapat kita rasakan karena adanya pertemuan dua buah permukaan atau bidang warna, batas keliling suatu bentuk atau sifat memanjang pada kawat, benang, dan sebagainya.
Menurut Suradjijo (1985 : 53) garis dimulai dari titik ke titik, garis merupakan sebuah bekas yang dibuat oleh titik yang bergerak. Secara tidak langsung garis
merupakan pernyataan gerakan. Sidik (1981: 4) menyatakan bahwa garis adalah suatu goresan atau batas limit suatu benda, masa ruang, warna dan lain-lain. Garis hanya berdemensi memanjang serta mempunyai arah dan sifat-sifat : panjang, pendek, vertikal, horisontal, lurus, melengkung, berombak dan lain-lain. Garis dalam
pengertian umum adalah tanda yang berarti menunjukkan arah, gerak dan juga energi. Garis dapat disebut juga sebagai tanda yang dibuat dengan alat-alat tertentu dan ditarik memanjang. Garis yang dibuat dengan alat dan kesengajaan sehingga menimbulkan bekas tersebut, disebut garis nyata atau garis aktual. Garis yang
mengesankan arah, gerak, dan juga energi merupakan garis dalam pengalaman penghayat.




Antonius Bowo Wasono
Teknik Grafika dan Industri Grafika




  • READ MORE.......






  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Gambar ilustrasi

    Gambar ilustrasi merupakan hasil pendeformasian bentuk faktual, yang karakteristiknya selalu mengundang rasa simpatik, menarik perhatian bahkan lucu. Maka kehadirannya merupakan cara yang efektif untuk berkomunikasi Gambar ilustrasi merupakan hasil pendeformasian bentuk faktual, yang karakteristiknya selalu dengan si pembaca maupun di peminatnya. Fungsi utama ilustrasi adalah sebagai daya tarik untuk membangkitkan perhatian dan merangsang minat audience agar membaca pesan yang
    disampaikan seluruhnya. Jadi penggunaan ilustrasi merupakan unsur vital sebagai sarana komunikasi yang efektif, karena mudak dipahami oleh semua golongan masyarakat dan tingkat usia.

    Mengingat keefektifannya maka ilustrasi diharapkan mampu menarik perhatian dan merangsang minat untuk membaca kesan yang disampaikan pada cerita/berita tersebut. Dengan kata lain kehadirannya diharapkan mampu menerangkan persaingan dalam
    menarik perhatian pembaca diantara rentetan pesan lainnya dalam suatu media yang sama.

    Ilustrasi yang dibuat oleh seorang ilustrator dapat diuraikan sebagai berikut :

    1. Ilustrasi garis
    Ilustrasi ini dapat ditandai dengan melihat adanya goresangoresan berupa garis seperti misalnya yang dibuat mempergunakan pena (garis lurus, garis lengkung, garis patah, garis getar, dan sebagainya). Untuk memproduksinya pada barang cetak, digunakan klise garis dengan pemotretan tanpa raster di bagian reproduksi foto. Ilustrasi ini bisa kita jumpai pada buku-buku cerita bergambar, novel, surat kabar, dan sebagainya.







  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Quick Start Secrets To Printing Better Halftones

    Quick Start Rahasia Untuk Mencetak Halftones lebih baik

    Halftone printing adalah semua tentang titik-titik. Seluruh konsep mencetak berbagai nada oleh mengelabui mata adalah sangat definisi suatu halftone. Nada kita ditentukan oleh akurasi dari titik-titik yang kami cetak. Big titik berarti nada gelap. berarti titik kecil cahaya nada. Dimana printer mendapatkan diri dalam kesulitan adalah mereka melupakan kenyataan sederhana bahwa dalam untuk mencetak nada akurat atau nilai-nilai, kita harus akurat mencetak titik ukuran yang tepat. Berikut ini adalah kumpulan rapi, teknik cepat yang pasti akan membantu Anda untuk cetak bekerja lebih baik, lebih cepat, mudah, dan lebih menguntungkan. Ini bukan memperbaiki semua, menyembuhkan semua program, melainkan awal dari suatu perjalanan di mana

    Anda akhirnya akan mampu mencetak setiap pekerjaan, pertama kali, dengan hasil yang bagus dan kerumitan minimal. Hanya latihan yang disengaja dan pengalaman akan membuat Anda di sana. Tujuannya di sini adalah untuk berkonsentrasi pada, metode mudah dan cepat yang akan pergi jauh ke arah membuat pekerjaan Anda
    tampak hebat dengan paling sedikit usaha. Bagaimana kita Lihat Nada dan Warna Ini membantu banyak untuk memvisualisasikan apa yang ingin Anda capai. Visi kami alami melihat warna nada. Kita melihat cahaya pink, merah merah bersemangat, dan mendalam, kaya mahoganies.




    Dengan mencetak merah tua dengan berbagai ukuran titik-titik, kita dapat mencapai semua warna hanya dengan satu tinta warna. Ini adalah sama untuk semua warna kita cetak dan menggabungkan. Saya f kita
    tidak akurat dalam pencetakan ukuran yang tepat titik, warna akan salah.
    Pendekatan saya adalah untuk memulai pada awal proses dan bekerja melalui sampai akhir. Setiap langkah di sepanjang jalan memiliki dampak, dan Anda tidak dapat dengan mudah membangun sebuah langkah yang
    dilakukan buruk.

    Proses ini berurutan. Setiap langkah progresif didasarkan pada benar dipersiapkan langkah sebelumnya. Cara lain untuk mengatakan ini adalah, jika Anda sekrup-up pada awalnya, dapat hanya menjadi lebih buruk dari sana. Bahkan sebelum Anda memulai proses pemisahan, tanyakan pada diri sendiri seberapa akurat Anda butuhkan menjadi. Jika warna menyenangkan cukup baik, Anda dapat dengan mudah bisa sangat sukses.
    warna Menyenangkan adalah tempat terbaik untuk memulai. Ini berarti bahwa warna hanya perlu melihat
    dipercaya, tidak harus sesuai. Jika Anda perlu memiliki pertandingan yang sempurna dari 10 logo perusahaan yang berbeda, Anda cukup banyak melawan itu. Ini disebut warna memori atau referensi. Semakin dekat ke
    cocok anda, lebih berhati-hati Anda harus. Saran saya adalah untuk menghindari semacam ini kerja di awal.
    Agood aturan praktis adalah bertanya pada diri sendiri jika gambar terlihat sulit untuk mencetak. Jika tidak, itu akan menjadi. Dengan keluar dari jalan, di sini adalah saya Top Ten Quick Start Rahasia untuk Lebih Baik
    Halftone Printing. Saya tidak dapat menutupi segala sesuatu di detail saya ingin di sini. Ini akan mendapatkan
    Anda bergulir, dengan hasil yang sangat baik.



    translate google fr:

    By Mark A. Coudray
    Member Academy of Screen Printing Technology







  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Gambar Vektor

    Gambar vektor dibuat melalui garis, kurva dan bidang secara
    individual yang didefinisikan secara matematik. Setiap garis, kurva dan
    bidang memiliki atribut berupa stroke, fill dan color yang dapat diubah.
    Mengubah atribut tidak merusak atau mengurangi kualitas gambar
    vektor, demikian juga memodifikasi bentuk dengan tool yang ada pada
    aplikasi vektor, seperti skala dan rotasi. Gambar vektor tidak bergantung
    pada resolusi (resolution independent). Itu sebabnya, Untuk itu
    pembesaran dan pengecilan pada gambar vektor alam ukuran tak
    terbatas tidak mempengaruhi dan tidak menyebabkan gambar menjadi
    kabur atau out of focus.
    Kondisi gambar akan tetap tajam baik di layar monitor maupun
    kondisi gambar setelah dicetak. Keuntungan lain dari gambar vektor
    adalah tidak memiliki warna background saat diimpor dengan aplikasi
    lain. Terlihat pada gambar bintang di samping. Bintang memiliki bidang
    persegi berwarna putih (background) yang mengelilingi gambar bintang,
    sedangkan pada gambar vektor tidak. Dengan segudang
    keuntungannya, gambar vektor memiliki kelemahan dalam
    merepresentasikan gambar secara realistik seperti yang terdapat pada
    foto. Detail yang dihasilkan masih kalah jauh dibandingkan dengan
    gambar bitmap.
    Gambar vektor akan terlihat bagus jika diperuntukkan untuk warnawarni
    solid atau gradasi bukan contonous tone seperti foto.untuk itu
    kebanyakan vektor image digunakan untuk membuat gambar-gambar
    kartun yang memiliki nuansa flat atau warna-warna solid. Sekarang
    setiap aplikasi yang berbasis vektor telah memiliki kemampuan untuk
    mengolah gambar bitmap seperti layaknya aplikasi berbasis bitmap
    dengan memanfaatkan berbagai texture filter, transparancy dan
    sebagainya seperti pada aplikasi vektor. Aplikasi vektor juga memiliki
    kemampuan mengubah gambar vektor menjadi gambar bitmap tanpa
    menggunakan aplikasi konversi, seperti yang dilakukan oleh aplikasi
    vektor sendiri dengan tracing tool dan beberapa aplikasi lainnya.
    Aplikasi lain untuk konversi data, diantaranya Adobe Streamline
    (Win/Mac),ImpressionX (Windows), AlgoLab Photo Vektor (Win), ArtLine
    (Mac), AutoTrace (Win/BeOS/*nix), Integraph, LogoSpruce (Win/Mac),
    dan RasterVect Software (Win).
    Proses mengubah gambar vektor menjadi bitmap disebut dengan
    rasterizing tanpa mengurangi kualitas gambar saat pembesaran maupun
    pengecilan. Ada baiknya sebelum mengubah mengkonversi gambar
    tersebut, simpanlah gambar vektor terlebih dahulu di lain waktu.
    Konversi ini biasanya diperuntukkan untuk keperluan web design seperti
    yang dilakukan oleh aplikasi flash. Format yang digunakan untuk
    menyimpan gambar vektor, seperti ai (Adobe Illustrator), CDR (Corel
    Draw), CMX (Corel Exchange), CGM computer Graphics Metafile, DRW
    (Micrografix Draw), DXF AutoCAD, dan WMF Windows Metafile. Yang
    termasuk dalam aplikasi vektor diantaranya Adobe Illustrator, Freehand,
    CorelDRAW, Xara, serif DrawPlus, dan Harvard Draw.

    Antonius Bowo Wasono
    Romlan
    Sujinarto






  • READ MORE.......



  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Densitometry

    Densitometry adalah metode pengukuran dalam bidang cetakan yang
    paling murah harganya dan tersedia dimana-mana. Densitometer digunakan
    sebagai instrumen yang dipegang dengan tangan atau dalam bentuk alat
    pengukuran otomatis (scanning densitometer).
    Terdapat dua macam densitometer, yang digunakan untuk tujuan yang berbeda-beda:
    - Transmission densitometer (memancarkan) digunakan untuk mengukur kehitaman film (substrata transparan).
    - Reflection densitometer (memantulkan) digunakan untuk mengukur gambar yang dicetak (substrata buram/tak tembus cahaya)
    Berikut ini, prinsip-prinsip kerja pada reflection densitometer akan dijelaskan dengan lebih detail.



  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Kontras

    Sebagai sebuah alternatif untuk dot gain maka ditentukan kekontrasan cetakan relatif K (%), khususnya untuk mengecek kasa pada sifat tiga perempat. Sebuah cetakan seharusnya mempunyai kekontrasan setinggi
    mungkin. Ini artinya bahwa bahannya harus mempunyai kekentalan tinta yang tinggi, tetapi kasanya masih bebas cetakan (perbedaan nilai halftone optimal). Ketika pemberian tinta meningkat dan kekentalan dalam tinta hanya dapat dipraktikkan hingga pada batas tertentu. Di atas batas itu titik-titik cenderung terlihat bertambah dan, khususnya pada sifat tiga perempat, hingga fill in. Ini mengurangi/menurunkan bagian putih kertas, dan kekontrasan menurun lagi. 

    Jika tidak ada alat pengukuran yang tersedia dengan tampilan kontras langsung, kekontrasan cetakan relatif dapat dihitung atau ditentukan pada basis FOGRA PMS. Jika nilai kekontrasan memburuk selama proses produksi meskipun nilai tinta konstan dalam bahan/zat DV, ini merupakan tanda bahwa lapisan tersebut butuh untuk dicuci. Jika kekentalan zat/bahan benar/tepat, nilai kekontrasan dapat digunakan untuk menaksir/menilai faktor-faktor yang bermacam-macam yang mempengaruhi hasil cetakan seperti:
    - cetakan gulungan dan cetakan
    - lapisan dan bantalan/dasaran
    - pembasahan
    - tinta cetak dan perekat
    Ketika nilai kontras, tidak seperti dot gain,




    tergantung pada perluasan dalam kekentalan zat/bahan ia tidak tepat sebagai sebuah variabel untuk standarisasi.


    TEKNIK GRAFIKA DAN INDUSTRI GRAFIKA
    JILID 1

    Penulis : Antonius Bowo Wasono
    Romlan
    Sujinarto



  • READ MORE.......



  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Dot gain

    Dot gain adalah perbedaan antara nilai halftone pada film kasa dan cetakan. Hasil deviasi/penyimpangan baik dari variasi titik geometri dan dari efek pemasangan cahaya. Serupa dengan nilai halftone F, dot gain Z secara umum diekspresikan dalam persen.
    Dot gain adalah perbedaan antara nilai halftone dalam cetakan FD dan ukuran nilai halftone dalam film FF.
    Ketika dot gain berbeda dalam jarak/kisaran nilai halftone yang bervariasi, gambar pada dot gain seharusnya juga termasuk/meliputi nilai halftone dalam film. Contoh: ”15% dot gain dengan FF = 40%” atau lebih pendek, ”Z40 = 15%”.
    Instrumen pengukuran yang lebih maju menampilkan dot gain secara langsung.
    Catatan: Dot gain Z (%) mengindikasikan perbedaan antara nilai halftone pada film FF dan nilai halftone dalam cetakan FD pada gambar mutlak. Ia sehingga tidak berkaitan dengan nilai film!.


    4.2.5. Karakteristik cetakan
    Deviasi nilai halftone dalam cetakan FD terhadap nilai halftone FF dalam film dapat ditunjukkan dengan jelas untuk penggunaan langsung pada kerja/karya yang diulang-ulang dalam bentuk yang disebut dengan karakteristik cetakan.

    Untuk menentukan karakteristik cetakan, skala tahapan kasa minimal tiga, atau bahkan lebih baik lima atau lebih tahapan kasa dan elemen tambahan keras/tajam yang dicetak. Densitometer digunakan untuk mengukur kekentalan tinta dalam tambahan yang keras dan dalam tahapan kasa, dan kemudian nilai halftone dihitung. Ketika nilai yang dihasilkan itu digambar terhadap diagram nilai film yang berhubungan



    Penulis :
    Antonius Bowo Wasono
    Romlan
    Sujinarto



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Tentang PDF dari berbagai sumber

    File PDF (postscript) melalui RIP ( Raster Image Processor ) di output menjadi Imagesetter (CtF) utk dibuat film separasi.

    Agar kualitas film separasi selalu baik, harus selalu melakukan kalibrasi film secara rutin.

    PostScript (PDF) adalah sebuah bahasa pemrograman yang didedikasikan untuk mendeskripsikan sebuah halaman.

    Setiap bahasa pemrograman membutuhkan sebuah pengolah untuk menjalankan perintah
    Pengolah untuk PostScript adalah kombinasi Software dan Hardware yang umumnya ada dalam sebuah printer

    Jadi, jika PostScript adalah bahasa pemrograman dan sebuah RIP adalah apa yang mengolah bahasa ini apakah Encapsulated PostScript File, atau EPS ?
    PDF hanya sebuah format file, seperti halnya file EPS atau Ilustrator
    Hanya saja PDF dibentuk lebih komplek dari sekedar bahasa PostScript yang hanya untuk mendeskripsikan sebuah halaman
    PDF bisa lebih dari itu, selain untuk menggambarkan bagaimana sebuah halaman ditampilkan
    PDF juga memuat bagaimana halaman tersebut berkelakuan dan informasi apa saja yang terkandung dalam file tersebut
    Jadi PDF adalah sebuah format file yang lebih pintar dari EPS
    Sebuah file PDF dapat memuat jenis huruf, gambar, instruksi cetak, kata kunci untuk proses mencari dan pemberian index, tiket pekerjaan, hiperlink interaktif, gambar bergerak dan sebagainya

    Sebuah file PDF sebenarnya adalah sebuah file PostScript yang sudah diinterpretasikan melalui sebuah RIP

    PDF itu dapat dipergunakan sebagai pengganti format file untuk EPS

    PDF itu dapat dipergunakan sebagai format pengantaran untuk mengirim publikasi utuh ke percetakan

    PDF juga cocok untuk soft-proofing, penyebarluasan di internet dan pengarsipan file, karena PDF mengandung semua instruksi secara utuh di dalamnya

    Tapi untuk mencetak PDF yang terbaik adalah menggunakan peralatan dengan kemampuan Adobe PostScript sesungguhan untuk menghasilkan Output mutu yang terbaik.

    kelebihannya PDF resolusi tetap tinggi, file size rendah

    kalau EPS file


    size ultra gede (karena gambar2nya di attach satu per satu)

    PDF memang memakai sistem embeded image... sebenarnya di Freehand atau Illustrator juga tersedia fasilitas ini
    tapi biasanya image yang di embeded ke dalam sebuah file maka otomatis akan ada kompresi sehingga kualitas akan menurun dibandingkan memakai file image asli (link)

    (bid/berbagai sumber)




  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Hal-hal penting yang perlu diamati bagi seorang operator cetak

    Hal-hal penting yang perlu diamati bagi seorang operator cetak Dengan bantuan kepingan/bidang kontrol, dot gain
    dapat dipantau/dimonitor secara visual dan diukur dalam pengukuran. Untuk pengecekan visual yang murni, terutama kepingan/bidang sinyal
    sangatlah tepat/cocok. Filling-in dapat dipantau dengan baik dengan menggunakan bantuan elemen pengukur kasa dengan nilai halftone
    yang tinggi. Dot gain dan clogging sebagian besar terjadi karena kelebihan dalam memberi tinta dan tidak cukup dalam memberi air,
    terlalu banyak cetakan antara lempengan dan lapisan. Dalam hal ini, pemberian tinta dan pembasahan gulungan dapat diatur/disetel dengan baik. Dibawah kondisi normal dan pencahayaan lempengan yang tepat cetakan biasanya lebih penuh
    daripada filmnya. Beberapa kerusakan seperti lempengan kosong/samar dan penambahan tinta pada lapisan dapat menyebabkan sharpening.
    Perbaikannya bisa seperti ini: lebih sering mencuci lapisan dan unit tinta; merubah tinta dan rangkaian warna; mengecek gulungan
    lempengan, cetakan cetakan dan proses mencetak. Slur paling jelas ditandai/dicirikan dengan kasa bergaris.


    Garis paralel sering mengindikasikan arah slur. Circumferential slur (slur
    melingkar) secara normal mengindikasikan perbedaan mencetak yang telah muncul/timbulnya antara silinder lempengan dan silinder lapisan,
    atau cetakan cetakan yang berlebihan. Hal inilah kenapa setiap tahapan proses mencetak dan mesin cetak seharusnya dipantau/dimonitor
    dengan sangat hati-hati. Slur bisa juga disebabkan karena pemberian tinta yang terlalu banyak.

    TEKNIK GRAFIKA DAN INDUSTRI GRAFIKA
    JILID 1

    Antonius Bowo Wasono, dkk.



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Langkah langkah mengoperasikan film mesin

    1.1 Check kondisi dan posisi Air. Air harus bersih, jernih, tidak kotor.
    Kran saluran air harus dalam kondisi terbuka.

    1.2 Check Developer (kabel pink). Perbandingan 1 : 2 air. Konektor CN78

    1.3 Check Fixer (kabel putih). Perbandingan 1 : 3 air. Konektor CN79
















    1.4 Hidupkan M/C Katana 5055 dengan menekan panel processor ( I )
    dan panel imagesetter (II)


    Gb. 2 Panel On/Off (I) Panel On/Off (II)

























    1.4.1 Display akan menyala…initializing…













    Gb. 3. display initialing


    1.4.2 Dalam kondisi mesin sedang proses, jangan tekan tombol apapun
    (display muncul text berakhiran –ing)
    1.4.3 Kemudian akan muncul text ' PLEASE LOAD FILM '


    Gb. 4

    1.5 Klik ENT untuk awal program, display akan muncul “< FEED, MEM, FILM, SPC, CUT-L, PUNCH, BURN, BUZZER >”






    Gb. 5

    1.5.1 Untuk setting awal film tekan tombol ENT  pilih FEED  pilih SET ENT (enter).

    Gb. 6
    1.5.1.1 Display akan muncul text ‘ SET EXEC ‘ ENT (enter).

    Gb. 7

    1.5.1.2 Display akan muncul text  Ready F1 24” 54m,
    Kalau lampu loaded menyala, film siap cetak.

    Gb. 8
    1.5.2 Untuk memajukan film tekan MENU 2x  pilih FEED  LOAD ENT (enter).

    Gb. 9
    1.5.2.1 Display akan muncul text ‘ LOAD EXEC ‘  Loading…

    Gb. 10
    1.5.3 Untuk memundurkan film tekan MENU 2x  pilih FEED  REMOVE enter.
    ( Kondisi lampu loaded tidak menyala )


    Gb. 11

    1.5.3.1 Display akan muncul text ‘ REMOVE EXEC ‘  ENT

    Gb. 12

    1.5.3.2 Tekan enter, display akan muncul text ‘Removing ‘

    Gb. 13

    1.5.4 Untuk memotong film tekan MENU 2x  pilih FEED  pilih CUT enter.

    Gb. 14

    1.5.4.1 Display akan muncul text ‘ CUT EXEC ‘  ENT  Discharging…















    Gb. 15
    1.5.4.2 Klik menu 2x untuk ke awal, display akan muncul text  Ready F1 24” 54m, film siap expose.





    Gb. 16

    1.5.5 Klik menu 2x untuk awal program, pilih display “ < … MEM >”  ENT
    Apabila data transfer computer tertahan di mesin,







    1.5.5.1 jika ingin di expose tekan MEM OUT

    Gb. 17

    1.5.5.2 Jika tidak ingin di expose tekan MEM  CLEAR


    Gb. 18











    1.5.6 Klik menu 2x untuk awal program, pilih display “ < … FILM >”  ENT
    Display akan muncul text ‘ MF1 F… …” > … m ’ (… adalah pilihan)

    Note: dikarenakan mesin film saat pertama kali commisoning menggunakan film dari KONICA maka dari itu Display di setting ‘ MF1 F1 24” > 61 m ‘


    Gb. 19

    1.5.7 Klik menu 2x untuk awal program, pilih display “ < … SPC >”  ENT
    Display akan muncul AUTOSPACE min 0.0 – 90.00 mm

    Gb. 20





    1.6 Klik Enter untuk awal program, pilih display “ < … BURN >”  ENT

    Gb. 21
    Display akan muncul BURN (off/on)
    ON : Offset
    OFF : Screen




  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    halftone, Dot gain, Filling in, Slur, Doubling, Offsetting

    Meningkat/menurunnya nilai halftone

    Dot gain
    Dot gain artinya bahwa terdapat sebuah kenaikan/peningkatan pada nilai halftone selama
    proses mencetak dibandingkan dengan titik pada film. Kenaikan/peningkatan ini adalah bagian
    selama pemrosesan, bahan, dan juga mesin, dan juga tidak dapat dipengaruhi oleh orang yang
    mencetak (aspek ini juga disebut dengan perluasan/memperbesar titik halftone). Untuk kadar/tingkat tertentu,
    orang yang mencetak dapat meniadakan/menetralkan dot gain, khususnya dengan memanipulasi pemberian tinta.

    Filling in
    Filling in artinya adalah reduksi/pengurangan area yang tidak dicetak hingga benar-benar tidak nampak/tak terlihat. Filling-in juga bisa
    disebabkan karena slur atau doubling.Sharpening Sharpening artinya adalah penurunan/pengurangan pada nilai halftone
    dibandingkan dengan titik pada film. Secara praktis, istilah sharpening sering digunakan untuk menjelaskan/menggambarkan mengenai
    meningkatnya penurunan/pengurangan pada nilai halftone, meskipun cetakannya bisa jadi masih penuh dibandingkan dengan film.

    Perubahan bentuk titik halftone

    Slur
    Slur artinya bahwa bentuk titik halftone berubah selama proses mencetak disebabkan karena gerakan relatif antara
    lempengan dan lapisan dan/atau lapisan dan lembar cetakan,



    bahwa ini merupakan titik/poin sirkuler yang dapat berubah menjadi oval. Slur dalam arah
    cetakan disebut dengan slur lingkaran/bundar/keliling (circumferential slur), dan slur pada sudut ke kanan pada arah cetakan disebut dengan
    slur menyamping/samping (lateral slur). Slur diagonal diperoleh jika kedua bentuk itu terjadi pada waktu yang bersamaan.

    Doubling

    Dalam cetakan offset, doubling artinya bahwa terlihat seperti ada sebuah bayangan dan
    bayangan ini tidak dikehendaki, secara umum lebih kecil, titik tinta nampak disamping titik
    halftone yang diinginkan. Doubling disebabkan karena retransfer/transfer kembali yang tidak kongruen pada tinta oleh lapisan berikutnya.

    Offsetting

    Istilah offsetting berkaitan dengan perubahan titik halftone yang disebabkan oleh faktor-faktor mekanis setelah proses mencetak.
    Istilah offset juga digunakan untuk menggambarkan transfer tinta dari bahan cetakan yang masih baru ke permukaan lainnya.

    Antonius Bowo Wasono
    Teknik Grafika dan Industri Grafika



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Sekelumit about RIP


    RIP adalah alat yang mengubah PostScript grafis dan teks ke resolusi tinggi, bitmap gambar yang dapat di output di film, kertas, atau media lain yang cocok.


    Rip menggambar ulang PostScript dengan mengidentifikasi setiap titik yang membentuk gambar. Setelah pola titik-titik dibentuk, printer, imagesetter, atau alat perekam mentransfer pola ke film atau kertas.

    Ada tiga jenis dasar RIPs: hardware, software, dan software dengan komponen perangkat keras.

    • Hardware RIP.


    Ini adalah sebuah pengontrol khusus dibangun ke printer atau imagesetter laser, di tingkat tertentu untuk mentransfer titik untuk film atau media lainnya.

    • Software RIP. •

    Ini biasanya terdiri dari satu aplikasi dan device driver yang berkaitan yang dirancang untuk platform komputer tertentu.

    Dalam hal ini, perangkat lunak menafsirkan file PostScript dan menciptakan bitmapped resolusi tinggi gambar.

    File ini kemudian dikirim ke sebuah perekam untuk output film atau media lainnya.

    Software RIP lebih fleksibel daripada hardware RIP, RIP software harus disesuaikan untuk bekerja secara efisien dalam lingkungan tertentu.

    HQ RIP adalah contoh dari perangkat lunak RIP.



    • Software RIP dengan Komponen Perangkat Keras.

    Ini adalah perangkat lunak mirip dengan RIP, tetapi dengan tambahan hardware seperti interface or accelerator card .



    RIP is a tool that converts PostScript graphics and text into high-resolution, bitmap images can be output on film, paper, or other suitable media.
    PostScript Rip redrawing by identifying each point that forms the image. Following the pattern of dots is formed, printers, Imagesetter, or tape recorder to transfer the pattern into the film or paper.
    There are three basic types of RIPs: hardware, software, and software with the hardware component.
    • Hardware RIP.
    This is a special controller built into the printer or laser Imagesetter, at a certain level to transfer point for the film or other media.
    • Software RIP. •
    This usually consists of an application and associated device drivers are designed for a specific computer platform.
    In this case, the software interprets a PostScript file and create high-resolution bitmapped images.
    This file is then sent to a recorder to output film or other media.
    RIP software is more flexible than hardware RIP, RIP software must be adapted to work efficiently in a particular environment.
    HQ RIP is an example of a software RIP.
    • Software RIP with Hardware Components.
    This is similar to the RIP software, but with additional hardware such as interface or accelerator card.


  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Graphic design


    Graphic Design Tutorials : Graphic Design Software Directory Graphic design resources directory and graphic design graphics portal resources. DTP /desktop publishing and graphic design resources articles and creative Graphic Design Forum Design Jobs Graphic Design Articles Images www.allgraphicdesign.com Graphic design Wikipedia, the free encyclopedia Graphic design is a creative process — most often involving a client and a designer and usually completed in conjunction with producers of form Web design - Category:Graphic design - Graphic design occupations
    en.wikipedia.org/wiki/Graphic_design images for graphics design Report imagesThank you for the feedback. Report another imagePlease report the offensive image CancelDone Free Graphics / Design / Photo Tools - Freeware Files.com Graphics Applications free downloads. Editors, Viewers, Clip-Art, and more! www.freewarefiles.com/category/graphics.php About Graphic Design - Graphic Design Tutorials, Tips and Career About Graphic Design provides tutorials and tips on graphic design techniques, career advice, and information on the legal side of design, color, fonts graphicdesign.about.com Graphic Design | Logo Design | Website Designs Companies – Design Guide to corporate identity, desktop publishing, print material, web and it, outdoor media, multimedia, products and packaging services from design Graphic Design & Publishing Center Featuring DTG Magazine. Includes listing of services and publishing design tips.www.graphic-design.com Graphic Design Forum This is a discussion forum dedicated to the topic of all form of graphic design. www.graphicdesignforum.com What is graphic design? — AIGA | the professional association for Graphic design is a creative process that combines art and technology to communicate ideas. The designer works with a variety of communication tools in www.aiga.org/content.cfm/guide-whatisgraphicdesign Graphic design company, Graphic design firms NYC, DTP services Design Presentation.net is New York based web and graphic design company specializing in DTP services, Designing a business card, Graphic design companies designpresentation.net Graphic Designers A bachelor's degree in graphic design is usually required for most entry-level Most of these schools award a degree in graphic design Searches related to graphics design graphics design software graphics design company graphics design jobs graphics design portfolio graphics design school graphics design magazine web design logo design

  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Signifikansi nilai halftone dalam mencetak


    Selanjutnya pada tinta cetak, parameter yang paling penting adalah nilai halftone terhadap penampilan optik corak warna. Nilai halftone mengindikasikan seberapa besar persediaan mencetak tertutupi oleh tinta. Corak warna yang lebih terang untuk diproduksi maka akan membuat area yang tertutupi semakin kecil. Untuk reproduksi corak warna yang berbeda-beda dalam scanning klasik dengan frekuensi scanning konstan maka digunakan titik halftone, yang mempunyai ukuran bergantung pada corak yang dikehendaki. Berlawanan dengan hal ini, dalam scanning yang frekuensinya
    termodulasi, digunakan penempatan dots yang berbeda-beda untuk menghasilkan corak yang berbeda-beda (semua dots mempunyai ukuran yang sama). Secara umum, nilai halftone diekspresikan dalam persen.

    Pergeseran nilai halftone
    Ketika dot halftone ditransfer dari film melalui lempengan dan
    lapisan menuju ke persediaan cetak, beberapa faktor bisa mengubah
    ukuran geometriknya, dan juga nilai halftone nya.
    Perubahan pada nilai halftone disebabkan karena pemrosesan
    yang dapat diganti dalam tahapan pra-cetak. Sebuah kurva menjelaskan
    karakteristik transfer yang dihasilkan dengan mengukur pola cetakan
    dan membandingkannya dengan yang asli.



    Jika selama seluruh proses mencetak (dari scanning hingga produk cetakan selesai) selalu digunakan parameter (yang telah distandarisasi) sama maka seseorang
    dapat mengharapkan produk cetakan sesuai dengan yang aslinya. Pergeseran nilai halftone disebabkan oleh sulitnya dalam mencetak, bagaimanapun juga, ini tidak dapat diramalkan/diprediksi. Mereka yang melakukan proses mencetak seharusnya memperoleh perhatian khusus.

    TEKNIK GRAFIKA DAN INDUSTRI GRAFIKA
    JILID 1

    Antonius Bowo Wasono, dkk.






  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    page layout illustrasi image editing


    Pada umumnya software dalam dunia grafika terbagi atas 3 bagian :

    1 page layout
    sotware ini digunakan untuk menata letak halaman, yaitu menggabungkan
    element-elemen design yang berupa teks , grafik dan photo.
    Contoh page layout
    -Adobe PageMaker, QuarkXpress, dan Adobe

    cocok untuk pembuatan majalah, buku,

    2 illustrasi/design (Software for Vector Graphics )
    Gambar yang dihasilkan oleh software ini adalah gambar grafik yang berbentuk vektor yaitu
    gambar yang dibentuk melalui garis dan kurva secara matematis.
    shg mempunyai resolusi yang independen dan tidak akan pecah jika diperbesar
    -adobe illustrator, coreldraw, dll

    3 image editing (Software for Bitmap Editing )
    software image editing menghasilkan gambar bitmap. Yaitu gambar yang
    dihasilkan melalui titik yang disebut dengan istilah pixel.
    pixel yang mempunyai resolusi tertentu
    shg jk dperbesar melebihi dr resolusinya mk akan pecah
    -adobe photoshop, photopaint, dan fractal design painter

    Perbedaan gambar vektor dan bitmap
    Digital image mempunyai 2 bentuk, yaitu bitmap dan vektor.

    Bitmap
    menggunakan pixel dalam membentuk gambar
    contoh data bitmap adalah hasil scan/digital camera
    dibuat dan diolah di photoshop
    merupakan resolution dependent, yaitu kualitas gambar tergantung
    resolusi/jumlah pixel yang membentuknya
    jumlah resolusi yang dibutuhkan dalam cetak offset menggunakan rumus : 2 x


    AI keunggulannya ada
    di color manajemen-nya, brush, pattern dan shortcut
    dan photoshop friendly tentunya
    karena satu color management dengan photoshop... sama-sama keluaran adobe
    sehingga image dari photoshop yang dibuka di AI warnanya gak "lari"


    biasanya... hasil dari photoshop yg dibuka di freehand itu warnanya naik/lebih matang sekitar 20 - 30 %...
    meskipun sama2 pake CMYK atau RGB krn
    adobe dan macromedia mempunyai color management/profile yang berbeda



    Tiap-tiap image program editor beda-beda skalanya, kalau mau mendesain kartu,
    kita tidak bisa berukuran pada pixel, tapi berukuran pada mm, inch atau cm dengan dpi 300,
    coba buat di photoshop lagi dengan ukuran cm, lalu kembali di import kedalam FH

    sering banget freehand bermasalah dengan jpeg, makanya mendingan save as tiff yang memang kompatibel dengan freehand
    kalo mau imagenya nggak pake link juga bisa... cari menu link dan klik embed...
    maka sekarang nggak usah pake link lagi...tapi biasanya kualitas gambar jadi turun…

    (bid/berbagai sumber)



  • SELENGKAPNYA............
  • Reproduksi Warna dalam Mencetak


    Jaminan kualitas dalam mencetak bertujuan untuk reproduksi/menyalin warna yang konstan/tetap dan benar/tepat melal ui keseluruhan dalam proses mencetak. Untuk tinta cetak dan warna persediaan cetak, paramater yang paling penting adalah ketebalan film tinta, nilai halftone, keseimbangan warna, pemasangan tinta dan rangkaian warna.

    Ketebalan film tinta
    Untuk alasan teknis, ketebalan film tinta maksimal dalam percetakan offset adalah sekitar 3,5 μm. Untuk kertas yang dilapisi dan proses warna yang berkaitan dengan DIN 16 539 lokasi warna yang tepat hendaknya dicapai/diperoleh dengan ketebalan film tinta antara 0,7 dan 1,1 μm.

    Jika lithograpiesnya tidak sesuai/tidak cocok, menggunakan tinta cetak yang tidak sesuai, bagaimanapun, ini bisa saja terjadi bahwa poin standarisasi pada diagram kromatik CIE tidak tercapai.
    Jarak warna reproduksi juga menurun jika penjenuhannya tidak memadai. Dalam gambar area putih memperlihatkan bagaimana jarak sempitnya warna dengan tinta yang kurang pada setiap tiga proses warna.
    Berkaitan dengan ilmu fisika pengaruh ketebalan film tinta pada tampilan dapat diterangkan sebagai berikut ini.
    Tinta cetak tidak menutupi kertas; tinta itu, agak, transparan. Cahaya memasuki/menembus tinta. Dalam melewati tinta, cahaya menghadapi pigmen yang menyerap menjadi panjang gelombang tertentu yang lebih besar atau lebih kecil.
    Konsentrasi pigmen yang makin tinggi/besar dan ketebalan film tinta yang juga makin tinggi/besar, maka lebih banyak pigmen yang dimasukkan oleh cahaya yang terjadi dan, akibatnya, lebih banyak yang diserap.
    Pada akhirnya,


    sinar cahaya mencapai permukaan (putih) pada persediaan cetak dan dipantulkan. Di saat jalan kembalinya cahaya harus melewati film tinta lagi dan hanya setelah itu ia dapat ditangkap/dili hat oleh mata pengamat.
    Film tinta cetak yang tebal menyerap lebih banyak cahaya dan memantulkan sedikit saja daripada film tinta cetak yang tipis; sehingga pen gamat/observer melihat warna lebih gelap, lebih jenuh, corak warna. Bagian cahaya yang mencapai mata menjadi sesuai/cocok sebagai basis untuk penaksiran/penilaian setiap warna.
    fr. Antonius Bowo Wasono, dkk.



  • SELENGKAPNYA............
  • Pre Desktop


    To help understand the process of creating halftone dots we could look at the traditional method using prepress cameras (pre desktop computer - these days you will be using scanners). The last era of Camera Operating (a trade qualification) used:
    1.High contrast sheet film,
    2.A process camera (large floor standing),
    3. A Contact Screen.

    I have displayed an enlarged portion of a Contact Screen (above). These high precision pieces of film had a cris-cross pattern of varying density in the emulsion. The Contact Screen was vacuumed in perfect contact on unexposed film so that when a given exposure / development time was applied using a special camera, - via light reflecting from the copy, passing through the lens and then the Contact Screen - it (the controlled exposure) created varying dot sizes on the film in response to the amount, or brightness, of light transmitted from areas of the original, once developed ( picture below).




    i.e. Enough light from the lighter areas of the original penetrates even the denser areas of the contact screen creating large dots on the final film negative, whereas the small amount of light reflected from the darker areas of the original could only penetrate the contact screen where it was of least density and create only small dots on the film negative.

    The third image, (above), displays light from the original passing through the Contact Screen creating the Negative film images, above representative dot sizes as they would print. The Film Negatives mentioned would be used to make printing plates which carried the positive or reverse of the film negatives image.

    fr.underwaterphotography.com


  • SELENGKAPNYA............
  • contract proofing


    contract proofingyaitu :
    lembaran kertas yang bisa di acc/ditandatangani oleh pemberi order

    Software berfungsi untuk mengontrol warna dari printer tsb supaya bisa mensimulasi warna mesin cetak
    Sofware juga mengontrol pembentukan image sehingga huruf, vektor dan gambar menyerupai hasil cetak di mesin cetak nanti

    Untuk Digital proof RIP-nya perlu tambahan fungsi Color Management
    Supaya warnanya "benar" kita perlu alat untuk mengukur warna baik dari mesin cetak sebagai reference-nya
    maupun warna dari printer sebagai alat outputnya

    Alat untuk mengukur warna tersebut adalah Spectrophotometer

    Softproof.
    Proof ini dilakukan di monitor, fungsinya membantu fotografer, desainer, operator pracetak, atau siapapun yang berhubungan dengan proses cetak

    Untuk mendapatkan softproof yang akurat perlu ada komunikasi warna antar semua bagian proses cetak
    Dimulai denga n menyepakati standar cetak yang akan dipakai
    tentu berkaitan dengan bagaimana bagian cetak nanti akan mencetak, apakah standar ISO (Fogra/Ugra, Gracol, Ifra, dll
    standar inhouse (standar percetakan itu sendiri

    Selanjutnya warna akan benar jika monitor tersebut di kalibrasi/distandar kan




    Untuk kalibrasi monitor kita perlu spectrofotometer atau calorimeter tertentu

    proofing akan dilakukan pada setiap tahap/proses
    proofing desain sudah disetujui akan dilanjutkan pada proses selanjutnya yaitu proses output film
    proses dilanjutkan dengan pembuatan acuan cetak(pelat)pemrosesan pelat





  • SELENGKAPNYA............
  • ALAT-ALAT SABLON


    1. Film sablon. Ni bisa dikatakan model gambar/desain/tulisan yang bakal kita tuangkan dalam obyek sablon (kaos, kertas, plastik, karton, dsb. Film ini dibikin melalui desain komputer yang diprint pake tinta laser (sebenere pake tinta printer biasa siy bisa aja, tapu hasilnya kurang bagus/tajam). Desain sablon kebanyakan dibikin pake Corel ataupun Adobe.

    2. Screen (baca: skrin), ni media yang dipake untuk mengantarkan tinta sablon ke obyek sablon. Bentuknya balok yang disusun persegi empat kemudian dipasang kain khusus. Ukurannya bermacam-macam, misalnya ada screen yang berukuran 30x40cm, 20x30 cm, sampe ada screen ukuran "raksasa" yang biasa dipake wat bikin spanduk.

    3. Rakel. Ni temennya Screen, gunanya untuk mengkuaskan tinta sablon yang ada di Screen supaya tercipta gambar di obyek sablon. Bahannya dari karet yang diberi pegangan kayu memanjang.

    4. Tinta sablon. Bermacam-macam jenis dan nama tinta bergantung dari sablonan apa yang mo kita bikin. Tinta yang buat sablon kos aja ada banyak macamnya. Ada juga tinta sablon kaos yang bisa bikin timbul setelah kita setrika.

    5. Cairan-cairan pencampur. Ni gunanya wat mencampurkan tinta agar sesuai dengan tingkat kekentalan and warnanya. Bisa cairan M3, M3 Super, tinner, minyak tanah, dan sebagainya.

    6. Meja sablon. Tentunya kalo kita mo nyablon perlu meja sablon wat ngletakin obyek sablonannya. Meja sablon ni terbuat dari rangka besi ato kayu. Di bagian atas adalah kaca transparan, dan dibawahnya diletakkan lampu neon agar bisa terlihat jelas saat menyablon.





    7. Hair dryer. Jangan kira alat ini cuman dipake di salon aja. Ni berguna untuk mengeringkan sablonan, apalagi pada saat musim hujan yang jarang ada sinar matahari terik.

    8. Lampu Neon, temannya meja sablon. Diletakkan di bawah kaca meja yang ditempel dengan rangka besi ataupun kayu.

    9. Tempat penjemuran. Ini bisa berupa kayu panjang berukuran 1,5 meter untuk tempat menjemur kaos yang sudah disablon agar cepat kering. Jumlahnya tergantung banyaknya kaos yang disablon. Peran sinar matahari terik sangat dibutuhkan agar proses pengeringan lebih cepat.

    10. Beberapa peralatan pendukung. Seringnya kita lebih banyak membutuhkan beberapa peralatan pendkung agar menyablon lebih mudah dan cepat. Banyak perlatan yng kadang tak terpikirkan malah bisa membentuk proses menyablon ini.


    (hanung_not_bramantyo)



  • SELENGKAPNYA............
  • Tinta Cetak


    Susunan umum suatu tinta terdiri atas varnish (vehicle) atau bahan pengikat, pigment (zat warna/ dai), aditional agent atau bahan penolong. Varnish, pigment, additional agent diproses menjadi tinta cetak melalui proses produksi mulai dari pre mixing, grinding, mixing (color matching), sampai canning melalui standar proses produksi yang sudah baku dan akan mendapat hasil kualitas yang baku pula.

    2.1. Berbagai Jenis Tinta

    2.1.1. Tinta garis,
    Zat cair dari tinta ini digunakan air atau campuran air dengan spiritus. Tinta ini tidak mengandung bahan pengikat, sehingga zat cair itu khusus untuk melarutkan saja. Bahan warnanya adalah bahan warna "dai", dalam bentuk bubuk halus (puder) dimasukkan ke dalam pelarut dan di dalamnya mudah sekali larut. Perekatan bahan warna pada kertas terjadi karena bahan warna mewarnai serat-serat selulosa. Tinta garis digunakan untuk membuat garisgaris blok catatan, buku tulis clan dan lain sebagainya.

    2.1.2. Tinta fleksografi,
    Tinta ini di samping mangandung bahan pelarut (alkohol) juga mengandung bahan pengikat dalam bentuk tannine, shellak, atau arpus buatan. Sebagai bahan warna untuk tinta fleksografi yang normal digunakan zat warna dai. Tinta ini terdapat kelompok penting tinta pigmen. Tinta ini mengandung pigmen warna transparan. Ini
    terutama perlu pada tinta putih yang digunakan mencetak selofan.Untuk bahan warna yang dilarutkan, kita hanya membutuhkan bahan pengikat. Pada tinta pigmen harus digunakan bahan pengikat,yang lebih banyak, karena butir-butir pigmen akan terletak
    lepas di atas dasar, dan dapat dihapus. Gejala ini dapat pula timbul pada Tinta-tinta lain.




    2.1.3. Tinta rotasi cetak dalam/ rotogravure
    Yang hampir sejenis dengan tinta fleksografl yang menutup, adalah tinta rotasi cetak dalam. Zat cair terdiri dari bahan pelarut, dalam hal ini toluol atau xylol dan bahan pengikat yang dilarutkan di dalamnya, misalnya bahan gilsonit (sejenis aspal alamiah), arpus - selulosa clan dan sebagainya. Bahan warnanya adalah pigmen.
    Pengeringan pada kertas, seperti pada tinta fleksografi, sebagian terjadi karena penguapan dan sebagian karena peresapan.
    (bersambung)

    fr. Antonius Bowo Wasono, dkk.

  • SELENGKAPNYA............
  •  
     
     

    Total Pageviews