REPRODUKSI WARNA DENGAN CETAK OFFSET

Quality control cetak offset sangat diperlukan agar terciptanya standarisasi
Sebuah original berupa foto atau slide yang akan diproduksi(diperbanyak) melalui system cetak haruslah dipecah ke dalam 4 warna proses yaitu Cyan,Magenta,Yellow dan black atau dikenal dengan CMYK.
Proses ini dimulai dari tahap digitalisasi melalui scanner. Foto atauslide yang di scan kedalam bentuk data digital disebut gambar bit map, karena terdiri dari kumpulan pixel (picture element).
Banyaknya jumlah pixel dinyatakan dalam isitilah resolusi input.
Misal: sebuah cetakan dengan screen ruling= 150 lpi, diperlukan resolusi input=2x150lpi=300 lpi atau 300 ppi.kemudian gambar bitmap tersebut bersama teks di layout dengan aplikasi grafis yang tersedia pada PC atau Mac.
Gambar bitmap yang telah dipisahkan warna kedalam bentuk CMYK kemudian di output kedalam bentuk dot / raster melalui image setter menjadi lembaran film. Pada saat out put ke imagesetter,harus ditentukan nilai screen ruling (raster), resolusi output, jenis dot,sudut raster dan lain-lain.
Besar kecilnya dot yang dibentuk melalui imagesetter memiliki peran yang sangat penting sebagai acuan permintaan di mesin cetak.Dalam proses pencetakan separasi warna, setiap dot akan saling bertumpuk dengan sudut yang berbeda untuk mendapatkan warna yang sesuai dengan model originalnya.
Permintaan dan Density Cetak
Film separasi yang sudah di out put kemudian dikontak ke pelat melaui mesin platemarking. Besar kecilnya dot pada film separasi juga akan berpindah pada pelat cetak. Variasi penyimpangan bisa saja terjadi apabila :
Waktu penyinaran terlalu lama/cepat
Cairan developer pada mesin prosesor sudah lemah atau terlalu kuat
Proses pencucian pelat dilakukan secara manual
Oleh karena itu untuk menjaga standarisasi pada output pelat harus digunakan ‘Grayscale’ misalnya dari Kodak Polychrome atau ugra, dan lain lain.
Tinta yang tercetak pada kertas sangat dipengaruhi oleh:
Proses pengalihan dari pelat ke blanket
Jenis kertas atau kemampuan daya serap kertas
Karakterisitk/ sifat tinta tersebut, dan lain-lain.
Ketebalan Lapisan Tinta
Bedasarkan standar DIN 16539, Ketebalan tinta pada warna proses direkomendasikan yaitu 0.7-1.1 mikron. Sedangkan pada praktek sehari-hari ketebalan tinta maksimum yang dianjurkan maksimal 3.0 mikron. Secara ideal, proses permintaan harus setipis mungkin namun pencapaian warna atau density tercapai. Hal ini sangat didukung dengan kualitas dari tinta tersebut. Semakin tebal permintaan, maka makin besar pula dot gain atau perbesaran titik yang terjadi dan semakin gelap hasil cetak yang didapat.
Kepekaan tinta pada hasil cetak dinyatakan dalam bentuk density dan diukur melalui alat densitometer.
Hubungan Density dan Ketebalan Tinta
Penambahan ketebalan tinta memiliki batas maksimum,apapbila nilai maksimum dencity sudah tercapai,berapapun penambahan titik tidak akan menambah nilai density. Garis-garis putus menunjukan batas maksimum yang dianjurkan.
Penyimpangan Dot
Perjalanan dot mulai dari pre-press sampai cetak sangat mempengaruhi kualitas cetak dan warna hasil cetak.Perubahan besar/kecil dot dapat disebabkan beberapa faktor antara lain:
Proses kalibrasi pada imagestter (penyinaran dan pencucian film)
Kontak pelat di platermaking (penyinaran dan pencucian hebat)
Di mesin cetak proses pembasahan, penintaan, kekenyalan blanket, tekanan cetak dan lain-lain
Kertas, jenis kertas, dan kehalusan permukaan kertas
Bentuk Perubahan Dot
Pada saat pencetakan di mesin cetak, bentuk dot dapat berubah.Perubahan bentuk dot juga turut mempengaruhi kualitas cetak. Secara umum perubahan bentuk dot dikategorikan sebagai berikut :
Dot gain, yaitu terjadinya pembesaran dot baik secara simetris gradual (teratur), maupun asimetris (memperbesar dengan ujung tak teratur)
Filling in, yaitu pengurangan non aera yang seharusnya bersih tetapi berubah menjadi shadow (samar-samar) atau tertutup sama sekali oleh dot. Umumnya terjadi pada pencetakan diapositif.
Sharpening, yaitu ukuran dot lebih kecil dari ukuran dot film.
Sluring, yaitu bentuk dot berubah memanjang atau oval, baik kearah lateral maupun kearah circumferensial.
Doubling, yaitu bentuk dot berubah menjadi dua,satu merupakan dot sebenarnya dan kedua merupakan dot bayangan.bentuk dot bayangan bergantung arah.
Offseting, yaitu bentuk dot berubah seperti sluring tetapi bagian ujungnya lancip seperti matahari.
Penumpukan Tinta
Penumpukan tinta/ Ink trapping adalah seberapa kuat melekatnya tinta saat mencetak dua warna yang bertumpuk diatas kertas. Hal ini dipengaruhi oleh urutan pencetakan pada mesin cetak ( mesin cetak 1 warna, 2 warna atau 4 warna ).
Penumpukan warna dapat terjadi pada dua kondisi:
Basah diatas basah (contoh mesin 2 warna atau 3 warna)
Basah diatas kering (contoh mesin 1 warna)
Contoh urutan pencetakan standar pada mesin 1,2 dan 4 warna
Mesin 4 warna (basah diatas basah) :
Black+Cyan+Magenta+Yellow
Mesin 2 warna (basah diatas basah):
Cyan+Magenta+kemudian Black+Yellow
Mesin 1 warna (basah diatas kering):
Cyan,Magenta,yellow,Black atau Black,Cyan,Magenta,Yellow
Alat Bantu Pengontrolan Warna
Pada umunya alat bantu yang digunakan untuk pengontrolan warna selain berupa alat ukur seperti spektrondensitometer ada juga print control strip. Pemakaiannya dilakukan pada pelat cetak dan sangat berguna untuk mengontrol parameter warna dan aspek-aspek yang memperngaruhi kualitas cetak seperti: konrol warna solid,control raster halftone, kontrol sulling,dan doubling, kontrol untuk solid traping, kontrol pelat untuk melihat kualitas penyinaran di platemarking.
Quality kontrol pada cetak offset sangat diperlukan agar terciptanya standarisasi, hal ini membutuhkan :
Parameter yang jelas
Diperlukan peralatan densitometer atau spectrophometer
Digunakan alat bantu seperti Print Control Strip untuk mengontrol kualitas cetakan dengan parameter yang jelas.
Secara umum faktor-faktor yang mempengaruhi mutu cetakan antara lain; tinta cetak, jenis kertas, kualitas film separasi, kualitas pelat cetak, pengoperasian mesin cetak (SDM), suhu ruangan, kondisi alat ukur, kondisi cairan chemical, dan lain-lain.


(bid/berbagai sumber)




  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........

    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Ringkasan Raster Image Processor work flow Halftone FM Screens Bitmap Ink Presetting

    Raster Image Processor
    menterjemahkan bahasa postscript utk imagesetter 

    imagesetter : mesin yg menghasilkan keluaran resolusi tinggi pd film
    menterjemahkan image mjd raster
    menterjemahkan bitmap mjd halftone

    work flow teknologi untuk meningkatkan kecepatan proses dan kemudahan dalam pengolahan data secara elektronik
    langsung cetak


    RIP(express)

    RipExpress dirancang dengan basis Configurable PostScript Interpreter (CPSI) dari Adobe untuk menginterpretasi file PostScript dengan akurat dan konsisten.

    RipExpress buatan Monotype Systems ini adalah perangkat lunak
    RIP yang serbaguna ini dapat menangani file warna dan monochrome dari PostScript 3

    RipExpress yang mengkombinasikan kinerja yang optimum dengan antar muka ekslusif dan mudah diggunakan
    tersedia untuk platform Sun UltraSPARC dan Window NT di Pentium PC.

    RipExpress adalah sebuah implementasi penuh dari perangkat lunak PostScript 3 dari Adobe
    yang menwarkan peningkatan kinerja dan keuntungan seperti pemrosesan dan percetakan langsung file-file berformat PDF.

    Super Screens diggunakan untuk menunjukan hasil akhir yang terlihat superior. ,
    Dengan Super Screens, 'banding' dapat dihilangkan dari sistem-sistem imagesetting dan direct-to-plate
    dan dapat menghasilkan 4096 tingkat grey pada alat-alat beresolusi tinggi ini.

    Preview warna menyediakan preview warna penuh dari pekerjaan yang telah diRIP pada layar

    Gambar bitmap yang telah dipreview dapat langsung dikirim ke perekam beresolusi tinggi atau
    secara alternatif di cetak ke sebuah proofer warna untuk evaluasi yang lebih dalam.

    Fitur-fitur RipExpress yang mudah digunakan dengan antar muka grafik

    Menggunakan CPSI Adobe untuk menjamin keselarasan sempurna dengan bahasa PostScript 3 murni.

    Output ke Laserbus untuk menghubungkan segala macam recorder dengan menggunakan Personality Interfaces

    Fasilitas input spooling dan hold, dan output spooling dan hold

    Preview halaman berwarna pada layar.

    Halftone dan tabel kalibrasi.

    Sekumpulan 136 fonts yang disediakan secara standar.

    Bermacam input dengan menggunakan Ethertalk, TCP/IP, LPR, drop folder dan input spesial MGS3.

    Penghematan penggunaan media dengan Trim Page yang menghilangkan kelebihan area berwarna putih dibawah halaman

    Film Saving yang secara otomatis memutar halaman kalau dengan begitu bisa menghemat bahan.

    Anamorphic scaling dengan kontrol skala X & Y yang terpisah

    Kompresi dan dekompresi ditempat untuk bitmap file

    Pilihan Tambahan RIP to TIFF: Output dapat disetel untuk menghasilkan file 1 bit TIFF sebagai uncompressed, Packbits, CCITT Huffman, Fax Group 3 dan Fax Group 4.

    OPI dapat menyediakan penunjuk dimana MGS3 dapat menaruh gambar beresolusi tinggi saat mereka login ke sistem
    Kemudian substitusi OPI dapat terjadi pada RIP saat halaman dicetak

    FM Screens: Stochastic screening dengan menggunakan Adobe Brilliant Screens


    PrintExpress Snap Shots PrintExpress/CPM
    adalah sebuah sistem jalur kerja digital yang mencakup sejumlah perangkat lunak
    yang digunakan untuk menghubungkan aplikasi pembuat halaman dan percetakan press.

    PrintExpress menangani tahapan dari menerima sebuah halaman dalam format PostScript atau PDF melalui
    pengeRIPan, pagepairing, spooling, proofing, tracking dan transmisi jarak jauh sampai kepercetakan di tempat yang berbeda-beda

    Kumpulan modul yang mencakup PrintExpress adalah:
    PostScript / PDF Spooler Modul ini menerima file berformat PostScript atau PDF dari sistem lain
    seperti mesin pembuat halaman pada PC atau Mac atau sebuah server OPI.
    Modul ini menggunakan protokol input standar seperti PAP (Apple), TCP/IP, drop file atau dari server OPI MG3.

    Disini file input dispool untuk ditransfer ke spooler lain atau ke fungsi PDF Export
    untuk disimpan sebagai file untuk kepentingan pengarsipan atau untuk digunakan oleh mesin lain.
    PrintExpress RIP Modul PrintExpress RIP menggunakan Adobe PostScript3 CPSI untuk menciptakan file bitmap dari file postscript atau PDF.
    Seperti modul-modul PrintExpress lainnya, beberapa program dapat berjalan disatu platform secara bersamaan

    Kalibrasi warna dan pengaturan gambar lainnya diatur pada tahap ini.
    Beban yang disebabkan oleh program-program RIP yang berjalan dapat diratakan oleh spooler PostScript / PDF

    Bitmap Spoolers Modul ini men'spool' dan membentuk antrian file output dari program RIP disampaikan ke Bitmap Spooler lainnya
    bisa di lokasi percetakan) atau ke modul lain untuk pemrosesan tambahan seperti pemasangan halaman, double burning, rotation

    Bitmap Color Proof Opsi ini menerima seperasi bitmap beresolusi tinggi untuk dikombinasi
    dan diproses menjadi sebuah layout proof pada plotter berwarna seperti HP Design Jet
    Semua ini bisa dijalankan melalui Laserbus atau Ethernet.

    Tidak seperti cara-cara yang mengharuskan pekerjaan diRIP sendiri-sendiri untuk proofing
    cara ini memastikan agar proof serupa dengan cetakan akhir dan tidak ada variasi yang disebabkan oleh RIP pada saat menghasilkan pemisahan

    Bitmap Ink Presetting
    Opsi ini menghitung luas area yang menggunakan tinta dari pemisahan bitmap dan memformatnya untuk kontrol percetakan

    FOTO REPRODUKSI (FILM MAKING) dan PLATE MAKING

    Akselerasi teknologi di bidang prepress melaju dengan sangat
    cepat. Produsen mesin-mesin pre-press berlomba untuk membuat mesin
    yang diproduksi semakin efektif dan efisien. Fenomena ini tentunya
    “mengenakkan” pelaku bisnis di bidang grafika mempunyai banyak
    pilihan khususnya bagi pengusaha yang bermodal besar. Konsumenpun
    diuntungkan, karena dari sisi waktu pengerjaannya lebih cepat, kualitas
    cetakan lebih baik, dan tentunya harganyapun juga bersaing.
    Percetakan-percetakan di Indonesia masih banyak ditemui
    menggunakan plate processor untuk memproses film menjadi acuan
    siap cetak. Karena investasi untuk menggunakan teknologi Computer to
    Plate sangat besar dan karakteristik pekerjaannya belum cocok untuk
    menggunakan teknologi tersebut. Berbeda dengan penggunaan
    teknologi image setter, yang digunakan untuk mentransfer data digital
    (dari komputer) menjadi film, masih banyak ditemui. Disamping harganya
    terjangkau, teknologi image setter lebih fleksibel untuk digunakan
    berbagai karakteristik pekerjaan, khususnya yang berkaitan dengan
    oplag.

    Sebelum teknologi image setter berkembang luas di pasaran,
    proses pembuatan film dari data komputer dipindahkan dulu melalui
    media kertas atau yang dikenal dengan Computer to Paper kemudian
    diproses dengan menggunakan kamera reproduksi baik itu kamera
    vertikal maupun horizontal untuk dipindahkan menjadi film dengan
    pengembangan manual atau dengan menggunakan film processor.
    Teknologi ini sudah semakin ditinggalkan oleh perusahaan percetakan,
    karena prosesnya membutuhkan waktu yang lama juga hasilnya kurang
    maksimal. Pembesaran titik raster (dot) menjadi semakin besar karena
    adanya tahapan demi tahapan yang harus dilalui.


    Antonius Bowo Wasono, dkk.







  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........

    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Mengerjakan scanning gambar atau mengolah gambar dari kamera digital

    Elemen grafis yang berupa gambar dapat kita peroleh dengan cara memindai gambar yang sudah ada atau me-scanner dan dari kamera digital. Untuk menghasilkan kualitas cetakan yang baik, resolosi gambar
    yang cukup sangat dibutuhkan. Ada beberapa cara agar hasil scan yang kita hasilkan sesuai dengan harapan, yaitu :
    1. Scan gambar dengan resolusi yang cukup, minimal 300 dpi.
    2. Usahakan gambar yang discan melekat sempurna pada bidang kaca scanner.
    3. Pada saat me-scan sebaiknya Menu Unsharp masking diaktifkan, meskipun nantinya akan dapat dibantu di menu Sharpness di Photoshop.
    4. Setelah diperoleh hasil scan, lakukan pengeditan ulang di adobe photoshop, terutama dilakukan pada posisi dan croping terlebih dahulu, dan kemudian pada kualitas level; dengan mengatur levelnya, sehingga didapat hasil warna yang tajam.
    5. Jangan lupa bersihkan permukaan scanner, sehingga didapat bersih dari noda-noda yang tidak diinginkan. Scanner yang mempunyai kemampuan menangkap gambar yang tinggi akan sangat berpengaruh terhadap kualitas gambar yang kita peroleh.

    Antonius Bowo Wasono, dkk.


  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........

    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    PRINSIP-PRINSIP DESAIN GRAFIS

    Di sini kiata akan mengupas sedikit tentang prinsip - prinsip desain grafis yang sangat berguna bagi kita sebagai desainer.
    Prinsip-prinsip desain sangat membantu menentukan bagaimana kita menggunakan elemen desain.
    Ada empat prinsip desain yang perlu kita ketahui yaitu:
    - keseimbangan
    - penekanan
    - irama
    kesatuan.
    Prinsip-prinsip desain membantu kita untuk menggabungkan berbagai elemen desain ke dalam tata letak yang baik.
    Keseimbangan
    Setiap elemen pada susunan visual berat yang telah ditentukan oleh ukurannya, kegelapan atau keringanan, dan ketebalan dari baris.
    Ada dua pendekatan dasar untuk menyeimbangkan.
    Yang pertama adalah keseimbangan simetris yang merupakan susunan dari elemen agar merata ke kiri dan ke kanan dari pusat.
    Yang kedua adalah keseimbangan asimetris yang merupakan pengaturan yang berbeda dengan berat benda yang sama di setiap sisi halaman.
    Warna, nilai, ukuran, bentuk, dan tekstur dapat digunakan sebagai unsur balancing.
    Simetris bisa menjadi kekuatan dan stabilitas publikasi, presentasi, dan situs web.
    Asimetris dapat menyiratkan kontras, berbagai gerakan, mengejutkan dll.
    Hal ini cocok untuk modern dan publikasi hiburan, presentasi, dan situs web.
    Untuk menciptakan keseimbangan:
    1. Ulangi bentuk tertentu secara berkala, baik secara vertikal maupun horizontal.
    2. Pusat elemen pada halaman.
    3. Menempatkan beberapa visuals kecil di satu daerah untuk menyeimbangkan satu blok besar gambar atau teks.
    4. Gunakan satu atau dua bentuk aneh dan membuat bentuk biasa.
    5. Keringanan teks potong-berat dengan terang, berwarna-warni visual.
    6. Meninggalkan banyak spasi besar sekitar blok teks atau foto gelap.
    7. Offset besar, gelap foto atau ilustrasi dengan beberapa lembar teks kecil, masing-masing dikelilingi oleh banyak spasi.




  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........

    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Perangkat Lunak (software) Pendukung Desain

    Install software disesuaikan tujuan pemakaian. Untuk proses mendesain dapat dipertimbangkan, antara lain : Pagemaker, Ilustrator, Photoshop, Quark X-press, Corel Draw, Free Hand, atau software yang lainnya yang mendukung proses mendesain. Perlu diperhatikan,semakin banyak kita memasukkan software di komputer kita, akan
    membebani memori harddisk kita. Aplikasi-aplikasi dalam sistem desktop publishing dapat dikelompokkan berdasarkan fungsinya :

    1. Aplikasi Pengolah Kata
    Aplikasi ini biasanya untuk mengolah kata, baik grammar dan spelling-nya. Aplikasi ini dikhususkan untuk mengolah format teks atau membuat tagging. Aplikasi ini mampu melakukan penataan halaman, walaupun dalam konteks sederhana seperti yang dilakukan oleh Microsoft Word. Aplikasi ini banyak digunakan oleh kalangan akademis/ mahasiswa /pelajar untuk membuat jurnal ilmiah, skripsi, karya ilmiah, atau tugas-tugas lainnya yang mengedepankan fungsi sebagai pengolah kata.Yang termasuk
    aplikasi ini, misalnya Microsoft Word, Wordstar,dan Corel WordPerfect.

    2. Aplikasi Pengolah Gambar/ Foto
    Aplikasi ini untuk mengolah foto atau gambar bitmap dan gambar realistis lainnya. Photoshop merupakan salah satu aplikasi yang cukup familier di kalangan desainer grafis untuk ngolah foto, memanipulasi foto, retouching image, dan color correction. Selain Photoshop ada pengolah foto yang lain, seperti Fractal Design
    Painter, dan Corel Photo Paint.

    3. Aplikasi Pengolah Ilustrasi
    Aplikasi ini berfungsi untuk mengolah gambar dalam bentuk vektor, seperti ilustrasi dan logo. Gambar yang dihasilkan oleh aplikasi jenis ini adalah gambar vektor. Dalam perkembangannya, aplikasi ini juga mampu mengolah gambar bitmap. Aplikasi pengolah ilustrasi yang banyak digunakan oleh para desainer grafis, seperti
    Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Corel Draw, dan Beneba Canvas.

    4. Aplikasi Pengolah Layout.
    Aplikasi ini untuk mengatur halaman. Aplikasi pengolah kata yang sering digunakan Adobe Pagemaker, QuarkXpress, dll. Sedangkan pengolah layout yang digunakan untuk mempermudah imposisi halaman buku, majalah, dll., yaitu: QuarkXtension, DK&A
    Imposition, Impose (Barco), Signastation (Heidelberg), dan lain-lain Dengan dukungan dari perangkat-perangkat yang menunjang seorang pewajah (desainer grafis) tidak dipusingkan oleh rendahnya kinerja komputer.


    Antonius Bowo Wasono
    Teknik Grafika dan Industri Grafika






  • READ MORE.......



  • for more details and updates about graphics design please visit.........

    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Quick Start Secrets To Printing Better Halftones

    Member Academy of Screen Printing Technology
    Halftone printing is all about the dots. The whole concept of printing various tones by
    fooling the eye is the very definition of a halftone. The tones we get are determined by
    the accuracy of the dots we print. Big dots mean dark tones. Small dots mean light
    tones. Where printers get themselves in trouble is they forget the simple fact that in
    order to print accurate tones or values, we have to accurately print the right size dots.
    What follows is a collection of neat, quick techniques that will definitely help you to
    print better work, faster, easier, and more profitably. This is not a fix all, cure all program,
    but rather the beginning of a journey where you will ultimately be able to print
    any job, the first time, with great results and minimal hassle.
    Only deliberate practice and experience will get you there. The goal here is to concentrate
    on the easy, quick methods that will go the furthest toward making your work
    look great with the least amount of effort.
    How we See Tone and Color
    It helps a great deal to visualize what you are trying to achieve. Our natural vision
    sees color as tone. We see light pinks, vibrant crimson reds, and deep, rich
    mahoganies.
    By printing a deep red with dots of various sizes, we can achieve all of these colors
    with only one color ink. It is the same for all colors we print and combine. I f we are
    not accurate in printing the right size dot, the color will be wrong.
    My approach is to start at the beginning of the process and work through to the end.
    Each step along the way has an impact, and you cannot easily build on a step that
    was performed poorly.
    The process is sequential. Each progressive step is based on the properly prepared
    previous step. Another way of saying this is, if you screw-up in the beginning, it can
    only get worse from there.
    Before you even begin the separation process, ask yourself how accurate you need
    to be. If pleasing color is good enough, you can easily be very successful.
    Pleasing color is the best place to start. This means that the color only needs to look
    believable, it does not have to match.
    If you need to have a perfect match of 10 different corporate logos, you are pretty
    much up against it. These are called memory or reference colors. The closer to a
    match you are, the more careful you have to be. My suggestion is to avoid this kind
    of work in the beginning.
    Agood rule of thumb is to ask yourself if the image looks hard to print. If it does, it will
    be.
    With that out of the way, here are my Top Ten Quick Start Secrets to Better
    Halftone Printing. I can’t cover everything in the detail I would like here. This will get
    you rolling, with really good results.


    By Mark A. Coudray
    Copyright 2003 Mark Coudray • All rights reserved • Unauthorized duplication is unlawful

    tampilan visual

    Mengenai ilustrasi untuk dapat mewujudkan suatu tampilan visual, ada beberapa unsur visual yang diperlukan, antara lain :

    Garis
    Garis secara umum terdiri unsur-unsur titik yang mempunyai peran tersendiri. Adapun sifat garis secara umum yaitu garis lurus, garis lengkung, dan bersudut. Sebagai unsur visual, garis memiliki pengertian, yaitu :
    (1) tanda atau markah yang memanjang yang membekas pada suatu permukaan dan mempunyai arah,
    (2) batas suatu bidang atau permukaan, bentuk, atau warna
    (3) sifat atau kualitas yang melekat pada objek lanjar/memanjang.

    Pengertian pertama, garis merupakan garis grafis dan benarbenar nyata, bersifat konkrit. Misalkan garis yang terbentuk dari goresan kapur di papan tulis, tarikan pena di kertas, dan lain sebagainya. Garis grafis yang nyata dapat berpenampilan macam macam, tergantung dari alat yang digunakan dan permukaan yang menerimanya. Garis dapat berpenampilan halus dan rata, bergerigi, terputus-putus, berpangkal dan berujung tumpul atau runcing, dan sebagainya.

    Pengertian kedua dan ketiga, garis lebih bersifat konsep, karena hanya dapat dirasakan keberadaannya. Misalnya garis yang dapat kita rasakan karena adanya pertemuan dua buah permukaan atau bidang warna, batas keliling suatu bentuk atau sifat memanjang pada kawat, benang, dan sebagainya.
    Menurut Suradjijo (1985 : 53) garis dimulai dari titik ke titik, garis merupakan sebuah bekas yang dibuat oleh titik yang bergerak. Secara tidak langsung garis
    merupakan pernyataan gerakan. Sidik (1981: 4) menyatakan bahwa garis adalah suatu goresan atau batas limit suatu benda, masa ruang, warna dan lain-lain. Garis hanya berdemensi memanjang serta mempunyai arah dan sifat-sifat : panjang, pendek, vertikal, horisontal, lurus, melengkung, berombak dan lain-lain. Garis dalam
    pengertian umum adalah tanda yang berarti menunjukkan arah, gerak dan juga energi. Garis dapat disebut juga sebagai tanda yang dibuat dengan alat-alat tertentu dan ditarik memanjang. Garis yang dibuat dengan alat dan kesengajaan sehingga menimbulkan bekas tersebut, disebut garis nyata atau garis aktual. Garis yang
    mengesankan arah, gerak, dan juga energi merupakan garis dalam pengalaman penghayat.




    Antonius Bowo Wasono
    Teknik Grafika dan Industri Grafika




  • READ MORE.......






  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Gambar ilustrasi

    Gambar ilustrasi merupakan hasil pendeformasian bentuk faktual, yang karakteristiknya selalu mengundang rasa simpatik, menarik perhatian bahkan lucu. Maka kehadirannya merupakan cara yang efektif untuk berkomunikasi Gambar ilustrasi merupakan hasil pendeformasian bentuk faktual, yang karakteristiknya selalu dengan si pembaca maupun di peminatnya. Fungsi utama ilustrasi adalah sebagai daya tarik untuk membangkitkan perhatian dan merangsang minat audience agar membaca pesan yang
    disampaikan seluruhnya. Jadi penggunaan ilustrasi merupakan unsur vital sebagai sarana komunikasi yang efektif, karena mudak dipahami oleh semua golongan masyarakat dan tingkat usia.

    Mengingat keefektifannya maka ilustrasi diharapkan mampu menarik perhatian dan merangsang minat untuk membaca kesan yang disampaikan pada cerita/berita tersebut. Dengan kata lain kehadirannya diharapkan mampu menerangkan persaingan dalam
    menarik perhatian pembaca diantara rentetan pesan lainnya dalam suatu media yang sama.

    Ilustrasi yang dibuat oleh seorang ilustrator dapat diuraikan sebagai berikut :

    1. Ilustrasi garis
    Ilustrasi ini dapat ditandai dengan melihat adanya goresangoresan berupa garis seperti misalnya yang dibuat mempergunakan pena (garis lurus, garis lengkung, garis patah, garis getar, dan sebagainya). Untuk memproduksinya pada barang cetak, digunakan klise garis dengan pemotretan tanpa raster di bagian reproduksi foto. Ilustrasi ini bisa kita jumpai pada buku-buku cerita bergambar, novel, surat kabar, dan sebagainya.







  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Quick Start Secrets To Printing Better Halftones

    Quick Start Rahasia Untuk Mencetak Halftones lebih baik

    Halftone printing adalah semua tentang titik-titik. Seluruh konsep mencetak berbagai nada oleh mengelabui mata adalah sangat definisi suatu halftone. Nada kita ditentukan oleh akurasi dari titik-titik yang kami cetak. Big titik berarti nada gelap. berarti titik kecil cahaya nada. Dimana printer mendapatkan diri dalam kesulitan adalah mereka melupakan kenyataan sederhana bahwa dalam untuk mencetak nada akurat atau nilai-nilai, kita harus akurat mencetak titik ukuran yang tepat. Berikut ini adalah kumpulan rapi, teknik cepat yang pasti akan membantu Anda untuk cetak bekerja lebih baik, lebih cepat, mudah, dan lebih menguntungkan. Ini bukan memperbaiki semua, menyembuhkan semua program, melainkan awal dari suatu perjalanan di mana

    Anda akhirnya akan mampu mencetak setiap pekerjaan, pertama kali, dengan hasil yang bagus dan kerumitan minimal. Hanya latihan yang disengaja dan pengalaman akan membuat Anda di sana. Tujuannya di sini adalah untuk berkonsentrasi pada, metode mudah dan cepat yang akan pergi jauh ke arah membuat pekerjaan Anda
    tampak hebat dengan paling sedikit usaha. Bagaimana kita Lihat Nada dan Warna Ini membantu banyak untuk memvisualisasikan apa yang ingin Anda capai. Visi kami alami melihat warna nada. Kita melihat cahaya pink, merah merah bersemangat, dan mendalam, kaya mahoganies.




    Dengan mencetak merah tua dengan berbagai ukuran titik-titik, kita dapat mencapai semua warna hanya dengan satu tinta warna. Ini adalah sama untuk semua warna kita cetak dan menggabungkan. Saya f kita
    tidak akurat dalam pencetakan ukuran yang tepat titik, warna akan salah.
    Pendekatan saya adalah untuk memulai pada awal proses dan bekerja melalui sampai akhir. Setiap langkah di sepanjang jalan memiliki dampak, dan Anda tidak dapat dengan mudah membangun sebuah langkah yang
    dilakukan buruk.

    Proses ini berurutan. Setiap langkah progresif didasarkan pada benar dipersiapkan langkah sebelumnya. Cara lain untuk mengatakan ini adalah, jika Anda sekrup-up pada awalnya, dapat hanya menjadi lebih buruk dari sana. Bahkan sebelum Anda memulai proses pemisahan, tanyakan pada diri sendiri seberapa akurat Anda butuhkan menjadi. Jika warna menyenangkan cukup baik, Anda dapat dengan mudah bisa sangat sukses.
    warna Menyenangkan adalah tempat terbaik untuk memulai. Ini berarti bahwa warna hanya perlu melihat
    dipercaya, tidak harus sesuai. Jika Anda perlu memiliki pertandingan yang sempurna dari 10 logo perusahaan yang berbeda, Anda cukup banyak melawan itu. Ini disebut warna memori atau referensi. Semakin dekat ke
    cocok anda, lebih berhati-hati Anda harus. Saran saya adalah untuk menghindari semacam ini kerja di awal.
    Agood aturan praktis adalah bertanya pada diri sendiri jika gambar terlihat sulit untuk mencetak. Jika tidak, itu akan menjadi. Dengan keluar dari jalan, di sini adalah saya Top Ten Quick Start Rahasia untuk Lebih Baik
    Halftone Printing. Saya tidak dapat menutupi segala sesuatu di detail saya ingin di sini. Ini akan mendapatkan
    Anda bergulir, dengan hasil yang sangat baik.



    translate google fr:

    By Mark A. Coudray
    Member Academy of Screen Printing Technology







  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Gambar Vektor

    Gambar vektor dibuat melalui garis, kurva dan bidang secara
    individual yang didefinisikan secara matematik. Setiap garis, kurva dan
    bidang memiliki atribut berupa stroke, fill dan color yang dapat diubah.
    Mengubah atribut tidak merusak atau mengurangi kualitas gambar
    vektor, demikian juga memodifikasi bentuk dengan tool yang ada pada
    aplikasi vektor, seperti skala dan rotasi. Gambar vektor tidak bergantung
    pada resolusi (resolution independent). Itu sebabnya, Untuk itu
    pembesaran dan pengecilan pada gambar vektor alam ukuran tak
    terbatas tidak mempengaruhi dan tidak menyebabkan gambar menjadi
    kabur atau out of focus.
    Kondisi gambar akan tetap tajam baik di layar monitor maupun
    kondisi gambar setelah dicetak. Keuntungan lain dari gambar vektor
    adalah tidak memiliki warna background saat diimpor dengan aplikasi
    lain. Terlihat pada gambar bintang di samping. Bintang memiliki bidang
    persegi berwarna putih (background) yang mengelilingi gambar bintang,
    sedangkan pada gambar vektor tidak. Dengan segudang
    keuntungannya, gambar vektor memiliki kelemahan dalam
    merepresentasikan gambar secara realistik seperti yang terdapat pada
    foto. Detail yang dihasilkan masih kalah jauh dibandingkan dengan
    gambar bitmap.
    Gambar vektor akan terlihat bagus jika diperuntukkan untuk warnawarni
    solid atau gradasi bukan contonous tone seperti foto.untuk itu
    kebanyakan vektor image digunakan untuk membuat gambar-gambar
    kartun yang memiliki nuansa flat atau warna-warna solid. Sekarang
    setiap aplikasi yang berbasis vektor telah memiliki kemampuan untuk
    mengolah gambar bitmap seperti layaknya aplikasi berbasis bitmap
    dengan memanfaatkan berbagai texture filter, transparancy dan
    sebagainya seperti pada aplikasi vektor. Aplikasi vektor juga memiliki
    kemampuan mengubah gambar vektor menjadi gambar bitmap tanpa
    menggunakan aplikasi konversi, seperti yang dilakukan oleh aplikasi
    vektor sendiri dengan tracing tool dan beberapa aplikasi lainnya.
    Aplikasi lain untuk konversi data, diantaranya Adobe Streamline
    (Win/Mac),ImpressionX (Windows), AlgoLab Photo Vektor (Win), ArtLine
    (Mac), AutoTrace (Win/BeOS/*nix), Integraph, LogoSpruce (Win/Mac),
    dan RasterVect Software (Win).
    Proses mengubah gambar vektor menjadi bitmap disebut dengan
    rasterizing tanpa mengurangi kualitas gambar saat pembesaran maupun
    pengecilan. Ada baiknya sebelum mengubah mengkonversi gambar
    tersebut, simpanlah gambar vektor terlebih dahulu di lain waktu.
    Konversi ini biasanya diperuntukkan untuk keperluan web design seperti
    yang dilakukan oleh aplikasi flash. Format yang digunakan untuk
    menyimpan gambar vektor, seperti ai (Adobe Illustrator), CDR (Corel
    Draw), CMX (Corel Exchange), CGM computer Graphics Metafile, DRW
    (Micrografix Draw), DXF AutoCAD, dan WMF Windows Metafile. Yang
    termasuk dalam aplikasi vektor diantaranya Adobe Illustrator, Freehand,
    CorelDRAW, Xara, serif DrawPlus, dan Harvard Draw.

    Antonius Bowo Wasono
    Romlan
    Sujinarto






  • READ MORE.......



  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Densitometry

    Densitometry adalah metode pengukuran dalam bidang cetakan yang
    paling murah harganya dan tersedia dimana-mana. Densitometer digunakan
    sebagai instrumen yang dipegang dengan tangan atau dalam bentuk alat
    pengukuran otomatis (scanning densitometer).
    Terdapat dua macam densitometer, yang digunakan untuk tujuan yang berbeda-beda:
    - Transmission densitometer (memancarkan) digunakan untuk mengukur kehitaman film (substrata transparan).
    - Reflection densitometer (memantulkan) digunakan untuk mengukur gambar yang dicetak (substrata buram/tak tembus cahaya)
    Berikut ini, prinsip-prinsip kerja pada reflection densitometer akan dijelaskan dengan lebih detail.



  • READ MORE.......


  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Kontras

    Sebagai sebuah alternatif untuk dot gain maka ditentukan kekontrasan cetakan relatif K (%), khususnya untuk mengecek kasa pada sifat tiga perempat. Sebuah cetakan seharusnya mempunyai kekontrasan setinggi
    mungkin. Ini artinya bahwa bahannya harus mempunyai kekentalan tinta yang tinggi, tetapi kasanya masih bebas cetakan (perbedaan nilai halftone optimal). Ketika pemberian tinta meningkat dan kekentalan dalam tinta hanya dapat dipraktikkan hingga pada batas tertentu. Di atas batas itu titik-titik cenderung terlihat bertambah dan, khususnya pada sifat tiga perempat, hingga fill in. Ini mengurangi/menurunkan bagian putih kertas, dan kekontrasan menurun lagi. 

    Jika tidak ada alat pengukuran yang tersedia dengan tampilan kontras langsung, kekontrasan cetakan relatif dapat dihitung atau ditentukan pada basis FOGRA PMS. Jika nilai kekontrasan memburuk selama proses produksi meskipun nilai tinta konstan dalam bahan/zat DV, ini merupakan tanda bahwa lapisan tersebut butuh untuk dicuci. Jika kekentalan zat/bahan benar/tepat, nilai kekontrasan dapat digunakan untuk menaksir/menilai faktor-faktor yang bermacam-macam yang mempengaruhi hasil cetakan seperti:
    - cetakan gulungan dan cetakan
    - lapisan dan bantalan/dasaran
    - pembasahan
    - tinta cetak dan perekat
    Ketika nilai kontras, tidak seperti dot gain,




    tergantung pada perluasan dalam kekentalan zat/bahan ia tidak tepat sebagai sebuah variabel untuk standarisasi.


    TEKNIK GRAFIKA DAN INDUSTRI GRAFIKA
    JILID 1

    Penulis : Antonius Bowo Wasono
    Romlan
    Sujinarto



  • READ MORE.......



  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Dot gain

    Dot gain adalah perbedaan antara nilai halftone pada film kasa dan cetakan. Hasil deviasi/penyimpangan baik dari variasi titik geometri dan dari efek pemasangan cahaya. Serupa dengan nilai halftone F, dot gain Z secara umum diekspresikan dalam persen.
    Dot gain adalah perbedaan antara nilai halftone dalam cetakan FD dan ukuran nilai halftone dalam film FF.
    Ketika dot gain berbeda dalam jarak/kisaran nilai halftone yang bervariasi, gambar pada dot gain seharusnya juga termasuk/meliputi nilai halftone dalam film. Contoh: ”15% dot gain dengan FF = 40%” atau lebih pendek, ”Z40 = 15%”.
    Instrumen pengukuran yang lebih maju menampilkan dot gain secara langsung.
    Catatan: Dot gain Z (%) mengindikasikan perbedaan antara nilai halftone pada film FF dan nilai halftone dalam cetakan FD pada gambar mutlak. Ia sehingga tidak berkaitan dengan nilai film!.


    4.2.5. Karakteristik cetakan
    Deviasi nilai halftone dalam cetakan FD terhadap nilai halftone FF dalam film dapat ditunjukkan dengan jelas untuk penggunaan langsung pada kerja/karya yang diulang-ulang dalam bentuk yang disebut dengan karakteristik cetakan.

    Untuk menentukan karakteristik cetakan, skala tahapan kasa minimal tiga, atau bahkan lebih baik lima atau lebih tahapan kasa dan elemen tambahan keras/tajam yang dicetak. Densitometer digunakan untuk mengukur kekentalan tinta dalam tambahan yang keras dan dalam tahapan kasa, dan kemudian nilai halftone dihitung. Ketika nilai yang dihasilkan itu digambar terhadap diagram nilai film yang berhubungan



    Penulis :
    Antonius Bowo Wasono
    Romlan
    Sujinarto



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Tentang PDF dari berbagai sumber

    File PDF (postscript) melalui RIP ( Raster Image Processor ) di output menjadi Imagesetter (CtF) utk dibuat film separasi.

    Agar kualitas film separasi selalu baik, harus selalu melakukan kalibrasi film secara rutin.

    PostScript (PDF) adalah sebuah bahasa pemrograman yang didedikasikan untuk mendeskripsikan sebuah halaman.

    Setiap bahasa pemrograman membutuhkan sebuah pengolah untuk menjalankan perintah
    Pengolah untuk PostScript adalah kombinasi Software dan Hardware yang umumnya ada dalam sebuah printer

    Jadi, jika PostScript adalah bahasa pemrograman dan sebuah RIP adalah apa yang mengolah bahasa ini apakah Encapsulated PostScript File, atau EPS ?
    PDF hanya sebuah format file, seperti halnya file EPS atau Ilustrator
    Hanya saja PDF dibentuk lebih komplek dari sekedar bahasa PostScript yang hanya untuk mendeskripsikan sebuah halaman
    PDF bisa lebih dari itu, selain untuk menggambarkan bagaimana sebuah halaman ditampilkan
    PDF juga memuat bagaimana halaman tersebut berkelakuan dan informasi apa saja yang terkandung dalam file tersebut
    Jadi PDF adalah sebuah format file yang lebih pintar dari EPS
    Sebuah file PDF dapat memuat jenis huruf, gambar, instruksi cetak, kata kunci untuk proses mencari dan pemberian index, tiket pekerjaan, hiperlink interaktif, gambar bergerak dan sebagainya

    Sebuah file PDF sebenarnya adalah sebuah file PostScript yang sudah diinterpretasikan melalui sebuah RIP

    PDF itu dapat dipergunakan sebagai pengganti format file untuk EPS

    PDF itu dapat dipergunakan sebagai format pengantaran untuk mengirim publikasi utuh ke percetakan

    PDF juga cocok untuk soft-proofing, penyebarluasan di internet dan pengarsipan file, karena PDF mengandung semua instruksi secara utuh di dalamnya

    Tapi untuk mencetak PDF yang terbaik adalah menggunakan peralatan dengan kemampuan Adobe PostScript sesungguhan untuk menghasilkan Output mutu yang terbaik.

    kelebihannya PDF resolusi tetap tinggi, file size rendah

    kalau EPS file


    size ultra gede (karena gambar2nya di attach satu per satu)

    PDF memang memakai sistem embeded image... sebenarnya di Freehand atau Illustrator juga tersedia fasilitas ini
    tapi biasanya image yang di embeded ke dalam sebuah file maka otomatis akan ada kompresi sehingga kualitas akan menurun dibandingkan memakai file image asli (link)

    (bid/berbagai sumber)




  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Hal-hal penting yang perlu diamati bagi seorang operator cetak

    Hal-hal penting yang perlu diamati bagi seorang operator cetak Dengan bantuan kepingan/bidang kontrol, dot gain
    dapat dipantau/dimonitor secara visual dan diukur dalam pengukuran. Untuk pengecekan visual yang murni, terutama kepingan/bidang sinyal
    sangatlah tepat/cocok. Filling-in dapat dipantau dengan baik dengan menggunakan bantuan elemen pengukur kasa dengan nilai halftone
    yang tinggi. Dot gain dan clogging sebagian besar terjadi karena kelebihan dalam memberi tinta dan tidak cukup dalam memberi air,
    terlalu banyak cetakan antara lempengan dan lapisan. Dalam hal ini, pemberian tinta dan pembasahan gulungan dapat diatur/disetel dengan baik. Dibawah kondisi normal dan pencahayaan lempengan yang tepat cetakan biasanya lebih penuh
    daripada filmnya. Beberapa kerusakan seperti lempengan kosong/samar dan penambahan tinta pada lapisan dapat menyebabkan sharpening.
    Perbaikannya bisa seperti ini: lebih sering mencuci lapisan dan unit tinta; merubah tinta dan rangkaian warna; mengecek gulungan
    lempengan, cetakan cetakan dan proses mencetak. Slur paling jelas ditandai/dicirikan dengan kasa bergaris.


    Garis paralel sering mengindikasikan arah slur. Circumferential slur (slur
    melingkar) secara normal mengindikasikan perbedaan mencetak yang telah muncul/timbulnya antara silinder lempengan dan silinder lapisan,
    atau cetakan cetakan yang berlebihan. Hal inilah kenapa setiap tahapan proses mencetak dan mesin cetak seharusnya dipantau/dimonitor
    dengan sangat hati-hati. Slur bisa juga disebabkan karena pemberian tinta yang terlalu banyak.

    TEKNIK GRAFIKA DAN INDUSTRI GRAFIKA
    JILID 1

    Antonius Bowo Wasono, dkk.



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Langkah langkah mengoperasikan film mesin

    1.1 Check kondisi dan posisi Air. Air harus bersih, jernih, tidak kotor.
    Kran saluran air harus dalam kondisi terbuka.

    1.2 Check Developer (kabel pink). Perbandingan 1 : 2 air. Konektor CN78

    1.3 Check Fixer (kabel putih). Perbandingan 1 : 3 air. Konektor CN79
















    1.4 Hidupkan M/C Katana 5055 dengan menekan panel processor ( I )
    dan panel imagesetter (II)


    Gb. 2 Panel On/Off (I) Panel On/Off (II)

























    1.4.1 Display akan menyala…initializing…













    Gb. 3. display initialing


    1.4.2 Dalam kondisi mesin sedang proses, jangan tekan tombol apapun
    (display muncul text berakhiran –ing)
    1.4.3 Kemudian akan muncul text ' PLEASE LOAD FILM '


    Gb. 4

    1.5 Klik ENT untuk awal program, display akan muncul “< FEED, MEM, FILM, SPC, CUT-L, PUNCH, BURN, BUZZER >”






    Gb. 5

    1.5.1 Untuk setting awal film tekan tombol ENT  pilih FEED  pilih SET ENT (enter).

    Gb. 6
    1.5.1.1 Display akan muncul text ‘ SET EXEC ‘ ENT (enter).

    Gb. 7

    1.5.1.2 Display akan muncul text  Ready F1 24” 54m,
    Kalau lampu loaded menyala, film siap cetak.

    Gb. 8
    1.5.2 Untuk memajukan film tekan MENU 2x  pilih FEED  LOAD ENT (enter).

    Gb. 9
    1.5.2.1 Display akan muncul text ‘ LOAD EXEC ‘  Loading…

    Gb. 10
    1.5.3 Untuk memundurkan film tekan MENU 2x  pilih FEED  REMOVE enter.
    ( Kondisi lampu loaded tidak menyala )


    Gb. 11

    1.5.3.1 Display akan muncul text ‘ REMOVE EXEC ‘  ENT

    Gb. 12

    1.5.3.2 Tekan enter, display akan muncul text ‘Removing ‘

    Gb. 13

    1.5.4 Untuk memotong film tekan MENU 2x  pilih FEED  pilih CUT enter.

    Gb. 14

    1.5.4.1 Display akan muncul text ‘ CUT EXEC ‘  ENT  Discharging…















    Gb. 15
    1.5.4.2 Klik menu 2x untuk ke awal, display akan muncul text  Ready F1 24” 54m, film siap expose.





    Gb. 16

    1.5.5 Klik menu 2x untuk awal program, pilih display “ < … MEM >”  ENT
    Apabila data transfer computer tertahan di mesin,







    1.5.5.1 jika ingin di expose tekan MEM OUT

    Gb. 17

    1.5.5.2 Jika tidak ingin di expose tekan MEM  CLEAR


    Gb. 18











    1.5.6 Klik menu 2x untuk awal program, pilih display “ < … FILM >”  ENT
    Display akan muncul text ‘ MF1 F… …” > … m ’ (… adalah pilihan)

    Note: dikarenakan mesin film saat pertama kali commisoning menggunakan film dari KONICA maka dari itu Display di setting ‘ MF1 F1 24” > 61 m ‘


    Gb. 19

    1.5.7 Klik menu 2x untuk awal program, pilih display “ < … SPC >”  ENT
    Display akan muncul AUTOSPACE min 0.0 – 90.00 mm

    Gb. 20





    1.6 Klik Enter untuk awal program, pilih display “ < … BURN >”  ENT

    Gb. 21
    Display akan muncul BURN (off/on)
    ON : Offset
    OFF : Screen




  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    halftone, Dot gain, Filling in, Slur, Doubling, Offsetting

    Meningkat/menurunnya nilai halftone

    Dot gain
    Dot gain artinya bahwa terdapat sebuah kenaikan/peningkatan pada nilai halftone selama
    proses mencetak dibandingkan dengan titik pada film. Kenaikan/peningkatan ini adalah bagian
    selama pemrosesan, bahan, dan juga mesin, dan juga tidak dapat dipengaruhi oleh orang yang
    mencetak (aspek ini juga disebut dengan perluasan/memperbesar titik halftone). Untuk kadar/tingkat tertentu,
    orang yang mencetak dapat meniadakan/menetralkan dot gain, khususnya dengan memanipulasi pemberian tinta.

    Filling in
    Filling in artinya adalah reduksi/pengurangan area yang tidak dicetak hingga benar-benar tidak nampak/tak terlihat. Filling-in juga bisa
    disebabkan karena slur atau doubling.Sharpening Sharpening artinya adalah penurunan/pengurangan pada nilai halftone
    dibandingkan dengan titik pada film. Secara praktis, istilah sharpening sering digunakan untuk menjelaskan/menggambarkan mengenai
    meningkatnya penurunan/pengurangan pada nilai halftone, meskipun cetakannya bisa jadi masih penuh dibandingkan dengan film.

    Perubahan bentuk titik halftone

    Slur
    Slur artinya bahwa bentuk titik halftone berubah selama proses mencetak disebabkan karena gerakan relatif antara
    lempengan dan lapisan dan/atau lapisan dan lembar cetakan,



    bahwa ini merupakan titik/poin sirkuler yang dapat berubah menjadi oval. Slur dalam arah
    cetakan disebut dengan slur lingkaran/bundar/keliling (circumferential slur), dan slur pada sudut ke kanan pada arah cetakan disebut dengan
    slur menyamping/samping (lateral slur). Slur diagonal diperoleh jika kedua bentuk itu terjadi pada waktu yang bersamaan.

    Doubling

    Dalam cetakan offset, doubling artinya bahwa terlihat seperti ada sebuah bayangan dan
    bayangan ini tidak dikehendaki, secara umum lebih kecil, titik tinta nampak disamping titik
    halftone yang diinginkan. Doubling disebabkan karena retransfer/transfer kembali yang tidak kongruen pada tinta oleh lapisan berikutnya.

    Offsetting

    Istilah offsetting berkaitan dengan perubahan titik halftone yang disebabkan oleh faktor-faktor mekanis setelah proses mencetak.
    Istilah offset juga digunakan untuk menggambarkan transfer tinta dari bahan cetakan yang masih baru ke permukaan lainnya.

    Antonius Bowo Wasono
    Teknik Grafika dan Industri Grafika



  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Sekelumit about RIP


    RIP adalah alat yang mengubah PostScript grafis dan teks ke resolusi tinggi, bitmap gambar yang dapat di output di film, kertas, atau media lain yang cocok.


    Rip menggambar ulang PostScript dengan mengidentifikasi setiap titik yang membentuk gambar. Setelah pola titik-titik dibentuk, printer, imagesetter, atau alat perekam mentransfer pola ke film atau kertas.

    Ada tiga jenis dasar RIPs: hardware, software, dan software dengan komponen perangkat keras.

    • Hardware RIP.


    Ini adalah sebuah pengontrol khusus dibangun ke printer atau imagesetter laser, di tingkat tertentu untuk mentransfer titik untuk film atau media lainnya.

    • Software RIP. •

    Ini biasanya terdiri dari satu aplikasi dan device driver yang berkaitan yang dirancang untuk platform komputer tertentu.

    Dalam hal ini, perangkat lunak menafsirkan file PostScript dan menciptakan bitmapped resolusi tinggi gambar.

    File ini kemudian dikirim ke sebuah perekam untuk output film atau media lainnya.

    Software RIP lebih fleksibel daripada hardware RIP, RIP software harus disesuaikan untuk bekerja secara efisien dalam lingkungan tertentu.

    HQ RIP adalah contoh dari perangkat lunak RIP.



    • Software RIP dengan Komponen Perangkat Keras.

    Ini adalah perangkat lunak mirip dengan RIP, tetapi dengan tambahan hardware seperti interface or accelerator card .



    RIP is a tool that converts PostScript graphics and text into high-resolution, bitmap images can be output on film, paper, or other suitable media.
    PostScript Rip redrawing by identifying each point that forms the image. Following the pattern of dots is formed, printers, Imagesetter, or tape recorder to transfer the pattern into the film or paper.
    There are three basic types of RIPs: hardware, software, and software with the hardware component.
    • Hardware RIP.
    This is a special controller built into the printer or laser Imagesetter, at a certain level to transfer point for the film or other media.
    • Software RIP. •
    This usually consists of an application and associated device drivers are designed for a specific computer platform.
    In this case, the software interprets a PostScript file and create high-resolution bitmapped images.
    This file is then sent to a recorder to output film or other media.
    RIP software is more flexible than hardware RIP, RIP software must be adapted to work efficiently in a particular environment.
    HQ RIP is an example of a software RIP.
    • Software RIP with Hardware Components.
    This is similar to the RIP software, but with additional hardware such as interface or accelerator card.


  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

    Graphic design


    Graphic Design Tutorials : Graphic Design Software Directory Graphic design resources directory and graphic design graphics portal resources. DTP /desktop publishing and graphic design resources articles and creative Graphic Design Forum Design Jobs Graphic Design Articles Images www.allgraphicdesign.com Graphic design Wikipedia, the free encyclopedia Graphic design is a creative process — most often involving a client and a designer and usually completed in conjunction with producers of form Web design - Category:Graphic design - Graphic design occupations
    en.wikipedia.org/wiki/Graphic_design images for graphics design Report imagesThank you for the feedback. Report another imagePlease report the offensive image CancelDone Free Graphics / Design / Photo Tools - Freeware Files.com Graphics Applications free downloads. Editors, Viewers, Clip-Art, and more! www.freewarefiles.com/category/graphics.php About Graphic Design - Graphic Design Tutorials, Tips and Career About Graphic Design provides tutorials and tips on graphic design techniques, career advice, and information on the legal side of design, color, fonts graphicdesign.about.com Graphic Design | Logo Design | Website Designs Companies – Design Guide to corporate identity, desktop publishing, print material, web and it, outdoor media, multimedia, products and packaging services from design Graphic Design & Publishing Center Featuring DTG Magazine. Includes listing of services and publishing design tips.www.graphic-design.com Graphic Design Forum This is a discussion forum dedicated to the topic of all form of graphic design. www.graphicdesignforum.com What is graphic design? — AIGA | the professional association for Graphic design is a creative process that combines art and technology to communicate ideas. The designer works with a variety of communication tools in www.aiga.org/content.cfm/guide-whatisgraphicdesign Graphic design company, Graphic design firms NYC, DTP services Design Presentation.net is New York based web and graphic design company specializing in DTP services, Designing a business card, Graphic design companies designpresentation.net Graphic Designers A bachelor's degree in graphic design is usually required for most entry-level Most of these schools award a degree in graphic design Searches related to graphics design graphics design software graphics design company graphics design jobs graphics design portfolio graphics design school graphics design magazine web design logo design

  • READ MORE.......





  • for more details and updates about graphics design please visit.........
    www.graphicsdesignsimple.blogspot.com

     
     
     

    Total Pageviews